Suara.com - Kuasa hukum Gereja Yesus Sejati (GYS) di Jakarta Pusat, Edy Santoso, belum mau mengambil sikap tegas soal adanya dugaan pemalsuan surat pemberkatan Jessica Iskandar dan Ludwig Franz Willibald.
Padahal, pada sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta beberapa waktu lalu, pendeta GYS Andrea Halingkar bersaksi bahwa pihaknya tak pernah menerbitkan surat pemberkatan untuk kemudian dicatat oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta.
Meski demikian, pihak GYS belum memikirkan langkah hukum terkait dugaan surat pemberkatan asli tapi palsu itu. "Saya pikir kalau saat ini kami belum terpikir ke arah sana," kata Edy ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2015).
Menurut Edy, yang menjadi fokus utama saat ini adalah perkara pembatalan pernikahan Jessica dan Ludwig, baik itu di PTUN DKI maupun di PN Jakarta Selatan.
"Karena kami pihak gereja tidak akan membuat masalah baru dan memperkeruh keadaan," ujar Edy.
Malahan, Edy mengatakan pihaknya justru pernah meminta agar Jessica dan Ludwig segera berdamai. Namun sampai sekarang penawaran itu belum mendapat sinyal positif dari kedua belah pihak. "Kami di sini kan tidak berpihak kepada siapapun," katanya.
Sebelumnya, di persidangan yang digelar di PTUN DKI Jakarta terungkap jika Jessica Iskandar ternyata tak pernah melakukan pemberkatan pernikahan dengan Ludwig di Gereja Yesus Sejati (GYS) Pasar Baru, Jakarta Pusat. Hal ini diketahui lewat kesaksian yang disampaikan pendeta Andrea Halingkar, perwakilan GYS yang hadir sebagai saksi persidangan.
"Tidak pernah (ada pemberkatan Jessica dan Ludwig)," kata Andrea menjawab pertanyaan kuasa hukum Ludwig, Harvardy Muhammad Iqbal dalam persidangan, Kamis (5/2) lalu.
Harvardy kemudian kembali mencecar Andrea dengan pertanyaan yang lebih dalam. Dia menanyakan apakah GYS pernah menerbitkan surat pemberkatan Jessica dan Ludwig pada 11 Desember 2013?
Surat itu yang disebut dijadikan pengantar untuk menerbitkan akta pernikahan oleh Dukcapil DKI Jakarta. "Tidak pernah," jawab Andrea.
Andrea juga memastikan bahwa Jessica maupun Ludwig bukan jemaat GYS sehingga tak mungkin menggelar pemberkatan pernikahan mereka di sana.
"Harus jadi jemaat dulu (kalau ingin melakukan pemberkatan)," terang Andrea.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Michelle Ashley Anak Pinkan Mambo Tutupi Pekerjaannya, Bikin Publik Berpikir Macam-Macam
-
Mawa Mengaku Kenakan Baju Akad saat Cerai, Insanul Fahmi: Itu Cuma Baju Putih Biasa
-
Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais
-
Polisi Temukan Unsur Pidana di Kasus Zina, Insanul Fahmi Makin Ngotot Mau Damai dengan Istri Sah
-
Harta Kekayaan Fahmi Adam Ketua DPRD Termuda, Pantas Dijuluki Tuan Tanah di Gowa
-
Sinopsis Film 'Hope', Thriller Sci-Fi Zo In Sung yang Tembus Kompetisi Cannes 2026
-
Biar Asyik Nonton Film Ozora di Netflix, Coba Simak Dulu Fakta-faktanya