Suara.com - Setelah sekitar 9 jam diperiksa Kejaksaan Agung, komedian Mandra Naih akhirnya keluar dari ruang penyidikan. Mandra dipanggil sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pengadaan program siap siar di TVRI tahun anggaran 2012.
"Ditanyakan ada 44 pertanyaan," kata Mandra ditemui di Gedung Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2015).
Mandra mengatakan, dirinya hanya menjawab sesuai yang dia ketahui dan pernah lakukan. Selebihnya, pemeran sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu menyerahkan kepada kuasa hukumnya.
"Saya jelasin yang saya tahu. Selebihnya yang ada kaitannya dengan hukum bisa tanya pengacara saya aja," ujarnya santai.
Komedian Betawi ini optimis bakal ada hasil positif. Dia juga berharap tak dijebloskan ke balik jeruji besi.
"Jangan tanya seperti itu (kemungkinan masuk penjara). Saya kan pernah bilang, keadilan masih ada," lanjutnya.
Mandra merupakan salah satu dari tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan program siap siar di TVRI tahun anggaran 2012. Dua lainnya yaitu IC selaku Direktur PT Media Art Image dan YKM selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang dikenal sebagai pejabat TVRI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan