Suara.com - Mantan vokalis Naff, Rusyaedi Makmun atau Ady menilai Naff yang saat ini mengandalkan vokalis Arda yang juga suami dari Tantri “Kotak” belum bisa merebut kejayaan saat mereka merilis album Isyarat Hati (2006).
“Jika saya menjadi orang lain yang pernah ada di sana, saya berpikirnya ada kesalahan mereka mau menghapus karakter Naff sebenarnya. Intinya dia menghapus Ady dari itu,” kata Ady saat berkunjung ke redaksi Suara.com, baru-baru ini.
Lalu, penyanyi berusia 40 tahun itu merasa Naff sudah kadung dikenal dengan musik mellow-nya. Itu tidak ada setelah ia digantikan Arda.
“Saya dengarkan Arda dengan karakter rock katanya, tapi susah juga itu gak rock kok. Karakter suara yang berbeda dan memaksakan karakter Ady masuk ke Arda,” kata Ady.
Tak cuma Arda, kata Ady, lagu-lagu Naff memang sulit dinyanyikan oleh penyanyi lain. “Ya, emang gitu, makanya lagu naff itu jarang masuk ke festival-festival. Coba deh, gak ada yang berani karena di situ ada karakter besar Ady yang sulit di bongkar.”
Mantan suami dari Sylvia ini menilai seharusnya lagu-lagu dibuat oleh personel asli Naff yang tersisa, yakni Odeu (bas), dan Ade (gitar). Seperti diketahui, Arda menciptakan lagu Dosa Apa yang menjadi lagu utama di album Chapter 07 (New Beginning) yang dirilis 2011.
Lagu Naff saat ini, kata Ady, kedalaman liriknya tak seperti dulu lagi. Ia pun berharap Odeu maupun Ade bisa menjadi motor untuk memproduksi lagu-lagu Naff.
“Karena ada beberapa lagu anak-anak yang bagus. Dan itu jadi hit single saat itu. Kayak lagu Kenanglah Aku, ada lagi lagu ciptaan Ade. Saya sudah menularkan bakat saya ke mereka. Itu kenapa mesti orang lain yang bikin, itu bikin saya kecewa. Harusnya Naff yang bikin, bukan Arda. Arda nanti lah,” ujarnya.
Setelah meluncurkan dua album solo, Ady kini mempromosikan album terbarunya berjudul Menemukanmu yang sudah dirilis pada 22 Januari 2015.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga