Suara.com - Penyanyi dangdut Annisa Bahar ngotot memperjuangkan kasus dugaan investasi bodong yang dilakukan pemain sinetron Sandy Tumiwa dan Cici lewat perusahan bernama PT CSM Bintang Indonesia. Si Goyang Patah Patah mengaku tak terlalu mementingkan kerugian yang dialaminya. Pasalnya, di belakangnya ada 3000 korban yang bernasib sama.
"Aku nggak mau ungkapin soal duit. Di sini yang ditipu banyak banget. Bukan cuma aku tapi banyak, sampai 3000 orang," ujar Annisa ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2015).
Menurut Annisa, total kerugian yang dialami korban, termasuk dirinya, ditaksir mencapai Rp25 miliar. Yang telah terbukti ada sekitar Rp16 miliar.
"Sejauh ini, total yang sudah dibukukan dan masuk rekening PT CSM Bintang sudah Rp16 miliar," lanjutnya.
Annisa berharap kasus ini segera dilimpahkan ke pengadilan agar 2 orang tersangka, pemain sinetron Sandy Tumiwa dan Cici bisa dijebloskan ke bui. Terlebih, keduanya tak memiliki niat membicarakan permasalahn ini secara kekeluargaan.
"Makanya saya ngadu lagi ke pengacara saya. Ini kan sudah terlalu lama, malah sekarang dia mau nikah dan gembira. Aku ingin buktikan ke masyarakat menegakkan kebenaran," tandasnya.
Setelah tiga tahun terlantar, hari ini Selasa (20/3/2015) penyanyi dangdut Annisa Bahar dipanggil penyidik Polda Metro Jaya terkait laporan kasus penipuan investasi bodong senilai miliaran rupiah dengan pemain sinetron artis Sandy Tumiwa dan Cici. Ditemanbi kuasa hukumnya, Annisa datang melengkapi berkas laporannya.
"Hari ini aku kembali dipanggil untuk melengkapi beberapa BAP. Aku harap cepet kelar. Aku kesel nih, udah tersangka tapi orangnya (Sandy Tumiwa) nggak ditangkep-tangkep," kata Annisa ditemui usai di Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover