Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus mengatakan, penyidik telah memeriksa enam orang saksi terkait kasus pelecehan Papua dengan terlapor penyanyi dangdut Cita Citata.
"Kita sudah periksa saksi dari pelapor, ahli pidana, ahli bahasa, kemudian kita panggil lagi untuk jadi saksi ahli ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," kata Martinus di kantornya, Senin (23/3/2015).
Lebih lanjut Martinus mengungkapkan, saksi dari pelapor ada tiga orang.
"Dan semuanya warga Papua," ucap dia.
Saat ini, penyidik tinggal meminta keterangan dari Cita. Namun pemeriksaan pelantun ‘Sakitnya Tuh Di Sini’, hari ini batal dilakukan. Cita minta agar penyidik menjadwal ulang pemeriksaan.
"Penyidik memang memanggil hari ini tetapi melalui kuasa hukumnya Mba Cita Citata tidak bisa hadir. Ada kegiatan di wilayah Jawa Tengah, sehingga tidak bisa hadir," ujar Martinus
"Kemudian kita memberi batasan waktu untuk Mba Cita Citata agar bisa hadir minimal hingga tanggal 2 April 2015 mendatang," tambah dia lagi.
Kasus ini berawal setelah Cita melontarkan pernyataan "Cantik kan? Nggak kayak Papua" di media infotaimen. Kalimat si pelantun Sakitnya Tuh Di Sini tersebut diangap menghina etnis Papua.
Cita sendiri sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Dia juga telah bertemu dengan anggota DPR RI perwakilan Papua pada 18 Februari 2015 lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Hoaks Cerai Bikin Khawatir, Cita Citata dan Didi Mahardika Belum Berniat Tempuh Jalur Hukum
-
Ada Apa dengan Cita Citata? Kasus Penganiayaan Mendadak Mencuat
-
Lagi Trend, Ini 5 Artis Indonesia yang Pernah Berobat ke Malaysia
-
Cita Citata Dulu Bela Agnez Mo Terkait Royalti, Kini Kok Pilih Netral di Kasus Lesti Kejora?
-
Ahmad Dhani: "Penyanyi Profesional yang Tidak Izin Tak Paham Etika Moral Dasar", Sindir Melly Goeslaw?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa
-
Velodrome Bergemuruh, Pelatih Reidel Toiran Puji Antusiasme Suporter Timnas Voli Indonesia
-
Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya
-
Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan
-
Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!
-
5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!
-
Londo Ireng Artinya Apa? Ini Asal Usul Istilah yang Dipakai Prabowo Menyindir Jurnalis hingga LSM
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG