Wong Aksan. [Suara.com/Ismail]
Musisi Sri Aksana Sjuman atau yang lebih dikenal Aksan Sjuman atau Wong Aksan (44) membuka sebuah butik khusus alat musik gitar dan piano. Di butik itu, diciptakan bentuk alat musik gitar dan piano yang belum pernah ada sebelumnya.
"Jadi di kami memproduksi barang-barang yang orang sukai, jadi cuman ada satu, jadi nggak pernah ada barang sama, setiap gitar dikonsepin satu persatu dan kelasnya kelas butik, jadi limited edition," kata Wong Aksan di acara pembukaan butik bernama Indonesia's Boutique Instrument, Sjuman Instrument, Jalan Benda Raya, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2015).
Bukti serius mendirikan butik ini, mantan suami artis Titi Rajo Bintang itu melibatkan seorang ahli teknisi pembuat piano asal Jerman, Frankie Lioe.
"Di sini saya dibantu oleh Frankie Lioe seorang ahli piano asal Jerman," jelas Aksan.
Drummer band Potret ini pada awalnya melihat penampilan Dewa Budjana yang pernah tampil dengan menggunakan gitar berdesain bintang. Aksan pun ingin memiliki gitar tersebut, namun gitar milik gitaris Gigi itu dibuat secara khusus.
"Awalnya saya ingin berbisnis menciptakan sebuah karya. Tapi kali ini saya berpikiran bentuknya bukan karya musik tetapi alat musiknya, akhirnya kesukaan itu berkembang dan tantangan juga berkembang, akhirnya saya cari resiko yang terbaik dengan cara buka ini," papar Ahsan.
Bekas drummer Dewa 19 ini menjual karya alat musik di butiknya tergolong mahal. Hal itu wajar karena alat musik yang dibuatnya benar-benar hasil kerjaan tangan manusia.
"Kisaran harga cukup mahal mulai dari Rp10 juta sampai Rp20 juta," tandas Aksan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV