Suara.com - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik musisi Ahmad Dhani dengan terlapor pengacara Farhat Abbas terus bergulir. Hari ini Kamis (9/4/2015), penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa seorang saksi.
"Jadi penambahan saksi ini petunjuk dari jaksa. Agar bisa segera lengkap atau P21," kata kuasa hukum Dhani, Ramdan Alamsyah, ditemui di Polda Metro Jaya.
Saksi yang diperiksa bernama Herdin. Dia merupakan follower akun Twitter Dhani dan Farhat. Dalam kesaksiannya, Herdin memastikan Farhat pernah berkicau di Twitter soal Dhani.
"Dia memang mengetahui bahwasannya kicauan itu memang ada. Dan juga tahu bahwasannya Twitter itu milik Farhat Abbas," ujar Ramdan.
Dengan penambahan saksi hari ini, menurut Ramdan, penyidik telah memeriksa tujuh orang saksi. Diantaranya ahli bahasa dan ahli IT.
"Dalam satu minggu ini semoga bisa P21," ucapnya.
Farhat resmi ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 junto Pasal 45 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.
Dhani merasa dilecehkan oleh berbagai kicauan Farhat di Twitter. Salah satu 'serangan' Farhat adalah tentang kecelakaan putranya, Abdul Qadir Zaelani alias AQJ. Bos Republik Cinta Manajemen itu akhirnya melaporkan Farhat pada Desember 2013.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987