Suara.com - Artis Kartika Putri kembali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya menyusul laporan dugaan pencemaran nama baik yang ia ajukan beberapa waktu lalu. Kartika keberatan dengan pemberitaan sejumlah media yang menyebut dirinya terlibat dalam kasus prostitusi artis yang diduga melibatkan mucikari RA.
Didampingi kuasa hukumnya Brian Paneda, artis yang dikabarkan dekat dengan kakak artis Jessika Iskandar itu, menjalani pemeriksaan selama 2 jam.
"Kita lengkapi BAP sebelumnya, dari pertanyaan yang belum ditanyakan dan hari ini kita lengkapi terkait dengan laporan polisi Kartika Putri," kata Brian usai pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2015) malam.
Dalam pemeriksaan, Kartika dicecar 10 pertanyaan dari pihak penyidik seputar laporan yang ia ajukan. Kartika mengaku tidak gugup mendengar dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari penyidik.
"Ya nggak kagetlah. Tujuannya kan penyidikannya biar lebih lancar," ujar Kartika.
Dia berharap kedatangannya pada malam hari ini bisa segera menyelesaikan persoalan yang telah mengganggu aktivitasnya.
"Aku pengen cepat selesai biar bisa dipanggil saksi-saksi, biar nanti cepat selesai masalahnya," lanjutnya.
Nama Kartika memang terbawa-bawa sejak inisial-inisial artis beredar seiring tertangkapnya RA, tersangka mucikari kasus prostitusi artis. Bintang film 'Nenek Gayung' itu mengaku sudah sangat terganggu setelah beberapa media mempublikasikan tangkapan layar percakapan antara mucikari artis RA dengan orang tidak dikenal.
"Mencantumkan nama jelas, bukan inisial dan mencantumkan adanya harga serta mencantumkam juga foto wajah Kartika Putri. Itu ada di dalam capture yang dimuat," kata kuasa hukum Kartika Lydia Wongsonegoro beberapa waktu yang lalu.
Berita Terkait
-
Tayang Mei 2026, Ra Mi Ran Bintangi Film Fantasi Adaptasi Novel Jepang
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Melawan Narasi Dangkal: Cara Keliru Membaca Tokoh Bangsa Hari Ini
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV