Suara.com - Marcella Zalianty, Glenn Fredly dan Wulan Guritno berbagi kisah pengalaman mereka mengawali karier sebagai produser. Ada benang merah yang diambil dari cerita mereka yaitu soal idealisme mereka membuat sebuah karya yang memiliki pesan kuat hingga bisa mebagikan inspirasi kepada masyarakat luas, meskipun harus mengorbankan sisi komersil seperti film percintaan yang dikemas religi.
Suara.com kali ini merajut kisah artis muda yang akhirnya mau bekerja di balik layar dan tentu saja dengan segudang tantangan yang harus mereka lalui. Berikut penuturan mereka yang mungkin bisa jadi inspirasi bagi Anda:
Marcella Mengangkat Tema Kemanusiaan
Marcella Zalianty (34) bisa dibilang aktris muda yang doyan duduk di kursi produser. Setidaknya sudah ada lima film yang pernah digarapnya, yakni Lastri (2008), Batas (2011), Kalau Kau Indonesia, Tepuk Dada! (2012), Rectoverso (2013), dan Mantan Terindah (2014).
Perempuan kelahiran Jakarta 35 tahun silam ini tertarik menjadi produser karena ingin mengangkat derajat film menjadi saluran komunikasi yang efektif. Bukan sekadar media hiburan bagi masyarakat.
Pengakuan Marcella ini masuk akal. Sebab, film yang diproduserinya kebanyakan mengangkat tema kemanusiaan. Sebut saja, Lastri dan Batas. Lastri menceritakan tentang korban perkosaan pasca peristiwa 30 September 1965 sedangkan Batas menyoroti kehidupan di daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.
"Ketika menjadi produser kita bisa menyampaikan idealisme yang kita miliki. Bisa mengangkat citra sebuah bangsa," kata Marcella saat berbincang dengan suara.com.
Tema-tema film yang diangkat Marcella tentu di luar zona nyaman, dalam artian bukan film yang gampang mendulang uang dari penonton. Menanggapi hal itu, Marcella mengaku berprinsip tak melulu memikirkan sisi komersil saat membuat karya seni layar lebar.
"Kadang-kadang aku punya sisi-sisi kemanusian, sosial. Itu kemudian dituangkan ke film. Buat aku, hal itu penting. Film kan bukan cuma hiburan saja, tapi harus bisa menimbulkan empati, boleh kan?.”
Dari semua film, Marcella mengaku Rectoverso adalah yang paling sukses diproduserinya. Meskipun, Mantan Terindah bisa dibilang film bergenre pop. Sementara yang paling menguras tenaga dan pikiran menurut dia adalah Batas.
"Karena pada saat itu sulit sekali situasinya. Medannya juga susah dicapai. Bersingungan dengan wilayah sensitif, izinnya nggak mudah. Kebetulan aku juga baru hamil saat itu," ucap istri Ananda Mikola ini.
Kendati demikian, Marcella justru ketagihan dan ingin terus melahirkan film-film berkualitas. Dia bilang ada kepuasan batin yang tak bisa dibayar dengan apapun ketika pesan di dalam filmnya berhasil disampaikan.
"Misalnya film Batas, aku seneng banget mengangkat kehidupan yang orang nggak banyak tahu. Tapi justru orang lain harus tau. Dengan film ini, orang jadi tahu tentang kehidupan di perbatasan. Menimbulkan empati jug.”
Lantas dari mana Marcella mendapatkan ilmu seorang produser? Jawabannya adalah dari teman-temannya sendiri yang tak lain sesama sineas.
"Aku otodidak. Aku belajar sama teman-teman. Buat aku, melihat mereka adalah belajar. Ketika aku bertanya mereka selalu jawab," ujarnya yang tengah mempersiapkan proyek dua judul film ini. (Yazir)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Usai Ketahuan Selingkuh, Eric Syaputra Siap Cium Kaki Shyalimar Malik
-
Bukan Cuma Dipoligami, Dokter Eca Prasetya Layangan Putus Ternyata Korban KDRT sebelum Cerai
-
Siap-Siap, Bakal Hadir Film Spin-Off Kisah Cinderella
-
Adik Aldi Taher Review Sang Kakak, Akui Sempat Malu hingga Ungkap Kerandoman sejak Kecil
-
Sinopsis They Will Kill You: Terjebak Ritual Sekte di Gedung Pencakar Langit
-
Sinopsis Final Table: Drakor Baru Hong Hwa Yeon, Ahn Hyo Seop Bakal Jadi Chef
-
Puluhan Mobil Pemudik Nyasar ke Tengah Sawah Usai Ikuti Arahan Google Maps
-
Saling Sindir Soal Foto Lebaran di Konflik Anak, Ibunda Tasyi Athasyia Minta Maaf
-
Chef Juna Ikut Rayakan Lebaran, Pacar Tegaskan Agamanya
-
Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam