Suara.com - Tertangkapnya pemain sinetron Muhammad Eza Pahlevi atau dikenal Eza Gionino terkait kasus sabu disesalkan banyak pihak, termasuk salah satu sahabatnya, Hendarsam Marantoko.
Hendarsam mengaku jika selama ini dirinya melihat Eza sebagai orang yang tak pernah menyentuh barang haram itu. Dia dan pemain sinetron Putih Abu Abu itu sudah tak bertemu berbulan-bulan lamanya.
"Saya sudah lama nggak bertemu dia beberapa bulan ini. Tapi selalu komunikasi. Mungkin saat saya tak bertemu lagi, di situ dia kena narkoba," kata Hendarsam usai menjenguk Eza di tahanan Polres Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015).
Hendarsam membantah Eza memakai narkoba karena sepi job di panggung hiburan. Bisa dibilang, Eza memang jarang muncul di televisi setelah bebas dari bui terkait kasus penganiayaan pada 2013 lalu.
"Kalau dilihat dari segi aktivitas masih lancar kok. Saya menduga dia salah pergaulan atau apa lah," ucapnya.
Menurut Hendarsam, spekulasi salah pergaulan makin kuat lantaran Eza cuma disebut penyidik sebagai pengguna. Disinggung apakah ada kemungkinan Eza dijebak, dia pun tak memungkiri.
"Bisa jadi (dijebak). Tapi kan harus ditelisik lebih jauh lagi. Eza memang punya banyak teman, tapi nggak semuanya baik," ucapnya.
Eza ditangkap di rumahnya di Cibubur Country, Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (1/8/2015) dini hari. Dalam penangkapan itu, polisi ikut mengamankan barang bukti berupa sabu sisa pakai seberat 0,16 gram, satu buah alat hisap sabu, dan dua korek gas.
Eza sebelumnya juga pernah merasakan dinginnya penjara setelah divonis tujuh bulan penjara dipotong masa tahanan oleh hakim Pengadilan Jakarta Selatan pada 15 Juni 2013. Eza saat itu divonis bersalah dan terbukti melakukan penganiayaan terhadap mantan pacarnya Ardinia Rasty.
Lelaki kelahiran Samarinda berusia 25 tahun itu dinyatakan bebas bersyarat pada 30 Juli 2013.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter