T: Bagaimana ceritanya bisa ditipu?
J: Ceritanya gini, saya kan nggak punya manajer. Saya kan nggak ada yang sekolahin, saya disuruh tandatangan, ternyata itu buat ngambil duit di rekening saya. Mentang-mentang saya bodoh nggak bisa baca tulis, jadi dipermainkan. Tahu-tahunya duitnya diambil
T: Kapan kejadiannya?
J: Udah lama sejak jadi artis
T: Anda lapor polisi saat itu?
J: Udah sih. Tapi kabur orangnya. Bukan rekening aja mas, tapi mobil juga. Belum yang pada pinjem duit saya.
T: Kalau ditipu mobil bagaimana ceritanya?
J: Iya jadi ada orang, 'Pak TAarno sini kalo mau beli mobil, nanti saya kasih mobilnya dari dealer'. Pas saya ke sana duitnya nggak dikasih ke dealer. Eh, orangnya kabur.
T: Karena sering ditipu, mau pakai manajer nggak sekarang?
J: Saya nggak mau dimanajerin, saya orangnya takut.
T: Sekali tampil berapa honornya?
J: Nggak tentu. Ada Rp 5 juta, 6 juta, itu sekali main. Saya kemarin di Papua 15 juta. Nggak tentu sih.
T: Dalam sebulan dapat berapa?
J: Nggak tentu. Saya juga nggak tega kalo orang nggak mampu. Saya kan hiburan, ibaratnya cari pahala lah. Jadi dibayar berapa aja saya mau.
T: Masih ingat honor pertama?
J: Rp 100 ribu, Rp 200 ribu, sekarang mah udah bisa ratusan juta dapat uangnya
T: Apa yang belum tercapai?
J: Saya ingin naik haji, bangun mushola. Gara-gara ketipu jadi nggak bisa deh. Saya juga pernah ketipu bikin warnet, warnetnya rusak, nggak setor. Saya emang orangnya baik. Jadi ada orang minta bikinin warnet sama saya.
Saya kan orangnya sibuk, saya nggak smpet ngontrol, listrik nggak dibayar. Saya udah nggak percaya lagi deh sama orang-orang.
T: Jadi lebih hati-hati sama orang?
J: Iya hati-hati. Terserah saya dibilang pelit. Yang nipu banyak.
Tag
Berita Terkait
-
Lagi Sakit, Pak Tarno Masih Ingin Tambah Istri
-
Senyum Semringah, Inilah Aksi Pak Tarno Tunjukkan Sulapnya
-
Jualan Pakai Kursi Roda, Pak Tarno Jawab Kekhawatiran Netizen Soal Kondisinya saat Ini
-
Bertahan Hidup dengan Jualan di Jalan, Intip Kondisi Kontrakan Sederhana Pak Tarno
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan