Suara.com - Konser seharusnya jadi yang pertama bagi Bon Jovi di Cina telah dibatalkan oleh pemerintah setempat.
Tak ada alasan yang dikemukakan, namun laporan media menerangkan jika pihak pemerintah Cina telah menemukan jika legenda rock asal Amerika Serikat itu pernah menggunakan poster Dalai Lama sebagai latar belakang panggung mereka lima tahun yang lalu.
Cina sebelumnya telah melarang penyanyi Bjork, akademisi, dan politisi yang telah menunjukkan dukungannya terhadap Dalai Lama atau kemerdekaan terhadap Tibet.
Konser Maroon 5 juga telah dibatalkan oleh pemerintah Cina menjelang penampilannya pada bulan ini. Pembatalan itu terkait dengan salah satu personel band yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada Dalai Lama pada Juli lalu.
Bon Jovi sendiri sudah dijadwalkan konser di Shanghai dan Beijing pada pekan depan.
The Financial Times melaporkan Kementerian Kebudayaan Partai Komunis bertindak setelah menemukan Bon Jovi tampil di depan gambar biksu asal Tibet itu pada 2010 ketika konser di Taiwan. Sebelumnya juga mereka sempat menulis di Twitter tentang pemimpin spiritual itu.
Bjork dilarang tampil di Cina setelah ia meneriakkan "Tibet, Tibet" selama menyanyikan lagu Declare Independence saat konser di Shanghai pada 2008.
Linkin Park juga dilarang tampil pada 2011 setelah mereka menghadiri jumpa pers pemuda di Los Angeles dan berfoto dengan Dalai Lama.
Perdana Menteri David Cameron juga memicu kemarahan para pejabat Cina karena bertemu dengan Dalai Lama di pengasingan pada 2012.
Pemimpin di Cina menyebut Dalai Lama sebagai "pemecah belah" dan "serigala berjubah biksu". Isu Tibet sendiri sangat sensitif menjelang peringatan 50 tahun berdirinya Daerah Otonomi Tibet.
Seorang pejabat Cina sudah bersumpat pada Senin (7/9/2015) untuk "menindak pasukan separatis" di Tibet dan "melawan pertempuran berlarut-larut" melawan "persekongkolan Dalai".
Padahal, vokalis Jon Bon Jovi sempat mengutarakan kegembiraannya untuk tampil pertama kalinya di Beijing.
Dalam sebuah wawancara dengan media pemerintah Cina, ia menggambarkan musik yang diusung bandnya tentang "kebebasan individu dan ekspresi".
Bulan lalu, pelantun Always itu juga merekam cover lagu The Moon Represents My Heart, lagu cinta di Cina yang sangat terkenal yang pernah ada.
Mudah-mudahan saja jadwal konser Bon Jovi di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 11 November nanti tidak ada aral yang melintang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel