Suara.com - Penyanyi Sammy Simorangkir telah mendaftarkan gugatan perdata kepada Pro M, label musik yang menaunginya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada 19 Oktober 2015.
Mantan vokalis Kerispatih itu mengajukan gugatan perdata sebesar Rp7 miliar dengan alasan kontraknya sudah habis pada 2013. Namun, pihak Pro M sendiri belum resmi memutuskan kontrak dengan Sammy.
Direktur Profesional Musik Pro M Anadi Oetama pun memberikan komentar atas laporan Sammy bahwa perusahaannya sudah melakukan wanprestasi. Anadi mengaku dirinya justru bingung terhadap gugatan perdata Sammy. Menurutnya, Sammy justru masih punya utang satu album lagi.
“Sebetulnya kita bingung ya, kalau sampai ada pelaporan tentang wanprestasi yang kami lakukan (Pro M) terhadap Sammy. Kalau Sammy bilang kontrak telah berakhir, secata terhitung tahun memang benar sudah habis," ujar Anadi seperti dalam rilis yang diterima suara.com, Jumat (23/10/2015).
Dia menambahkan, “Tapi secara hutang album, Sammy masih berhutang satu album. Dalam perjanjian kontrak tertera bahwa dalam waktu 3 tahun Sammy harus menyelesaikan dua album. Kalau sammy bilang sudah menyelesaikan 2 album (1 album dan 1 repackage) kami anggap belum."
Menurutnya, Sammy saat mengeluarkan album repacke,d sudah ada kesepatanan jika album ersebut tidak masuk dalam dua album. Sebelum habis masa kontrak, pihak Pro M sudah meminta Sammy untuk menyelesaikan album kedua.
“Namun Sammy terus menghindar, sibuk off air ya akhirnya kita ga bikin album keduanya,” ujarnya.
Begitu juga soal royalti, berdasarkan ucapan Sammy, dia belum dibayar. Namun, Anadi menuduh balik jika Sammy belum menyerahkan laporan off air. Dia meminta Sammy menyerahkan laporan agar bisa menghitung pembagian penghasilan.
“Kita keluar berapa, potong-potongan siapa yang hutang bayar dong. Selesaikan apa sulitnya sih. Simpelkan. Ya, sama-sama enaklah, mau gimana ke depannya yang penting Sammy tetep sukseslah secara saya juga ngefans sama dia,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Warga Depok Harus Bangga, Studio Ilustrasi di Sana Garap Poster Lagu Baru Ariana Grande
-
Bantah Tudingan Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah Buktikan Tidak Gila Harta
-
Lirik Lagu Iqro' Karya Raim Laode: Tamparan Keras Agar Manusia Tak Sombong di Dunia
-
American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix
-
Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi
-
Taktik Penyadapan FBI Guncang Sejarah Kriminal AS, Fokus Utama Dokumenter Fear City di Netflix
-
Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV
-
Rambo: Last Blood: John Rambo Hadapi Kartel Narkoba Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Mocca hingga Harvey Malaiholo Bius Penonton Java Jazz 2026, Simak Momen Epik yang Bikin Baper!
-
Kronologi Suami Bunga Zainal Tertipu Rp2,3 Miliar: Modus 'Double Date' Berujung Cek Kosong