-
American Gangster mengisahkan perjalanan nyata Frank Lucas, mantan sopir yang nekat mengambil alih pasar narkoba di Harlem dengan menyelundupkan heroin murni langsung dari Thailand.
- Meski sempat batal pada 2004 karena masalah anggaran, film garapan Ridley Scott ini akhirnya sukses besar hingga meraih dua nominasi Oscar.
- Cerita berfokus pada persaingan sengit antara imperium bisnis "Blue Magic" milik Frank Lucas dan Richie Roberts, seorang detektif jujur yang berambisi membongkarnya.
Suara.com - Film drama kriminal yang berangkat dari kisah nyata selalu memiliki tempat spesial di hati penonton. Salah satu mahakarya yang tetap kokoh dan tak lekang oleh waktu adalah American Gangster.
Meski dirilis pertama kali pada 2007, film garapan sutradara legendaris Ridley Scott ini masih menjadi salah satu tontonan paling dicari. Di Netflix, film tersebut masih bisa ditonton.
American Gangster bukan sekadar film tentang narkoba. Ini adalah potret sejarah kelam Amerika Serikat pada era Perang Vietnam yang dibalut dengan akting brilian dari dua pemenang Oscar, yaitu Denzel Washington dan Russell Crowe.
Produksi Hampir Gagal
Di balik kesuksesannya, perjalanan film ini menuju layar lebar cukup berliku. Pengembangan naskah sebenarnya sudah dimulai sejak 2000 ketika Universal Pictures membeli hak atas artikel majalah New York tentang kebangkitan dan kejatuhan Frank Lucas.
Penulis naskah pemenang Oscar, Steven Zaillian, menyusun draf setebal 170 halaman yang sangat detail. Namun, masalah anggaran membuat produksi sempat dibatalkan pada tahun 2004.
Proyek ini dihidupkan kembali pada Maret 2005 dengan Ridley Scott sebagai nakhoda. Syuting dilakukan secara masif di berbagai sudut kota New York hingga ke Thailand untuk menangkap esensi lokasi aslinya.
Hasilnya, film ini sukses di pasaran. Prestasinya juga tak kalah gemilang, yaitu memboyong dua nominasi Oscar, termasuk kategori Aktris Pendukung Terbaik untuk legenda Ruby Dee.
Baca Juga: Sinopsis I Will Find You, Serial Thriller Terbaru Tayang di Netflix
Cerita bermula pada 1968 di Harlem, New York. Frank Lucas hanyalah seorang sopir sekaligus tangan kanan dari bos mafia kulit hitam ternama, Ellsworth "Bumpy" Johnson.
Ketika Bumpy meninggal dunia akibat serangan jantung, Frank melihat adanya kekosongan kekuasaan dan peluang bisnis yang besar.
Alih-alih bekerja di bawah mafia Italia yang menguasai pasar saat itu, Frank mengambil langkah nekat. Ia pergi ke "Segitiga Emas" di Thailand untuk membeli heroin murni langsung dari sumbernya dengan memanfaatkan koneksi militer AS yang bertugas di Perang Vietnam.
Frank menyelundupkan narkoba kualitas tinggi ke Amerika Serikat dengan harga yang jauh lebih murah dari para pesaingnya.
Produknya yang diberi label "Blue Magic" meledak di pasar. Frank pun menjadi raja baru di Harlem, memiliki bisnis legal sebagai kedok, dan bahkan bergaul dengan selebriti serta politisi papan atas.
Namun, ketenangan Frank mulai terusik saat Richie Roberts ditunjuk memimpin satuan tugas khusus pemberantasan narkoba.
Berbeda dengan polisi lain yang bisa disuap, Richie adalah sosok berintegritas. Pintu masuk untuk mulai mengendus keberadaan raja heroin terbuka saat ia menonton laga tinju bergengsi yang juga dihadiri Frank.
Bagaimana upaya Richie membongkar praktik jual heroin yang dijalani Frank? Segera tonton di Netflix sebelum pergi dari platform tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang
-
Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
DPR Kritik 'ASN Tak Kerja', Netizen Kuliti Jejaknya: Diduga Pakai Ijazah Palsu
-
Karhutla di Bengkalis Meluas hingga 80 Hektare: Asap Pekat, Angin Kencang
-
Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!
-
Banjir Terjang Tapanuli Tengah Usai Tanggul Jebol, 145 Warga Mengungsi
-
Pemain Timnas U-17 Palestina Fadi al-Nassan Tewas dalam Penembakan Brutal Pemukim Israel
-
Angkot Biru Favoritku
-
Siapa Top Skor Piala Dunia 2026? Perburuan Sepatu Emas Penuh Drama
-
Ekonomi RI Baik-baik Saja, Buktinya Aktivitas Bisnis di Dalam Negeri Meningkat
-
Toko Emas di Aceh Selatan Dirampok Pria Bersenjata
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand