Suara.com - Keluarga menyiapkan pengamanan ketat di acara pengajian memperingati setahun meninggalnya almarhum Olga Syahputra. Hal ini sengaja dilakukan demi mencegah ricuh saat pembagian santunan kepada anak yatim serta warga sekitar.
"Alhamdulillah keamanan lancar, ada 102 orang pengamanan (panitia pengajian Olga)," kata Nurokhman, ayah Olga ditemui di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/3/2016).
Selain petugas keamanan, keluarga juga mengerahkan puluhan personel polisi. Keluarga tak ingin diganggu oleh segelintir orang yang hanya berharap mendapat bingkisan.
"Dari kepolisian 50 orang. Alhamdulillah lancar," tandasnya.
Untuk acara ini, keluarga menyiapkan sedikitnya 1000 paket bingkisan. 150 paket dibagikan untuk anak yatim dan sisanya dibagikan untuk warga sekitar.
Olga meninggal dunia pada 27 Maret di rumah sakit Singapura akibat meningitis. Jasad Olga dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang