Terdakwa Saipul Jamil saat menjalani sidang putusan kasus pencabulan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (14/6/2016) [suara.com/Ismail]
Pengacara pedangdut Saipul Jamil, Nazarudin Lubis, mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (16/6/2016) siang. Maksud kedatangannya untuk memastikan nasib kliennya, Syamsul, yang ikut terjerat operasi tangkap tangan, kemarin. Syamsul adalah kakak Saipul Jamil.
"Kehadiran saya untuk memastikan tentang nasib daripada klien kami," kata Nazarudin saat baru tiba di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Selain itu, kedatangan Nazaruddin sekaligus ingin melihat rekan pengacara, Bertha Natalia, yang ikut ditangkap dalam OTT.
"Tim lawyer kami yang diduga telah tertangkap OTT, jadi saya akan datang dan melihat kondisi terakhir seperti apa dan kami akan menanyakan langsung apa yang sebenarnya terjadi ke KPK pagi ini, karena jujur saja saya syok, tidak mengetahui," kata Nazarudin.
Rabu (15/6/2016) pukul 10.30 WIB, KPK menangkap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dari tangan panitera berinisial R, KPK menyita uang senilai Rp350 juta.
Uang tersebut diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani di PN Jakarta Utara.
Menurut informasi yang beredar, uang tersebut berkaitan dengan perkara Saipul Jamil yang sudah divonis tiga tahun oleh hakim PN Jakarta Utara dalam kasus pencabulan anak. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntutnya tujuh tahun penjara.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan