Suara.com - Mulia betul cita-cita aktris sekaligus desainer Asri Welas. Sebagai warga negara Indonesia, dia merasa perlu membangkitkan produk lokal agar tak tergerus produk impor.
Melalui House of Asri Welas, Asri yakin bisa mewujudkan impiannya tersebut. Busana rancangannya selalu memakai produk lokal buatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Ingin tahu lebih lengkap bagaimana Asri merealisasikan cita-citanya? Simak wawancara Asri bersama suara.com :
Bagaimana mulanya anda tergerak untuk membangkitkan produk lokal?
Semua gara-gara mas Guruh Soekarno Putra, pas saya latihan nari di sanggarnya dia. Saya terbiasa pas dipanggung semua yang dipakai mas Guruh produk lokal. Terus mas Guruh pesan, besok Asri kalau jadi seseorang harus pakai produk lokal ya.
Pesan itu tertanam terus?
Iya tertanam banget. Dan itu semua teman-teman aku udah paham. Besok kalau ketemu Asri jangan pakai barang luar negeri ya..
Sepenting apa sih masyarakat Indonesia harus mencintai produk dalam negeri?
Gimana bangsa ini bisa besar, kalau lu aja sama produk temen lu sendiri nggak ngedukung dan nggak senang. Kebanyakan masyarakat kita berpikiran kita jangan beli produk teman nanti dia yang kaya kalau kita beli. Seharusnya nggak boleh berpikiran kaya gitu, itu mental yang nggak benar. Coba contoh Cina, bukunya aja dari Luar Negeri tapi sampai di negaranya ditranslate.
Anda anti asing?
Aku tanamin dalam diri aku, pokoknya jangan kebarat-baratan, ngomong di radio aja jangan pakai bahasa Inggris..
Bagaimana anda mulai menjalankan visi misi tersebut?
Iya aku awalnya terjun ke UMKM setelah aku pulang dari New York Fashion Week. Kan pas itu aku bawa kain lurik hasil UMKM ternyata yang antusias banyak. Banyak yang pesan terusnya, eh pas balik ke Indonesia gue sedih ternyata banyak banget orang-orang yang nggak suka produk lokal.
Mereka yang tak suka bilang apa?
Bilang lokal kampungan, gampang rusak itu sikap masyarakat kita. Padahal pas gue ke New York pabriknya di sana biasa aja, justru kita yang luar biasa. Padahal tenun lurik kita itu luar biasa banget, makanya aku buat jadi fashion, batik, baju muslim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Park Seo Ham dan Bona WJSN Dirumorkan Bintangi Dive Into You, Ini Sinopsisnya
-
Mahalini Pakai Kebaya saat Lebaran Tuai Pro Kontra, Sang Desainer Ungkap Inspirasinya
-
Film India Dhurandhar: The Revenge Cetak Sejarah di Box Office AS, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
5 Film Sci-Fi dari Masa ke Masa yang Bikin Optimis Sambut Masa Depan
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Siapa Sadie Sink? Aktris yang Curi Perhatian di Trailer Spider-Man: Brand New Day
-
Viral Prank Makan Gratis di Apartemen saat Lebaran, Pelakunya Malah Nantangin
-
Tangis Keluarga Pecah, Jenazah Cucu Mpok Nori Dimakamkan Satu Liang Lahad dengan Sang Ayah
-
Kini Ubah Penampilan Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Minta Dukungan Publik
-
Kisah Cinta Cucu Mpok Nori yang Berakhir Tragis, Berawal dari Malaysia hingga Tewas di Kontrakan