Suara.com -
Banyuwangi tengah menyiapkan “Banyuwangi Beach Jazz Festival (BBJF) 2016”, yang akan diselenggarakan di di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).
“Acaranya pasti keren! Bagi orang Jakarta dan Surabaya, akses menuju Banyuwangi sudah semakin mudah, sudah ada penerbangan langsung ke sana, tidak perlu jalan darat jauh-jauh lagi,” kata Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Jakarta, beberapa waktu lalu.
BBJF akan mengkolaborasikan musik daerah dan sentuhan jazz kontemporer. Penyanyi-penyanyi kelas wahid di level nasional, seperti Raisa dan Tulus akan memeriahkan acara.
”Silakan datang ke Banyuwangi, karena akan ada nama-nama penyanyi jazz lokal yang akan mengisi panggung BBJF 2016, di antaranya Raisa, Tulus, Rizky Febrian, White Shoes and The Couples Company, Bunglon, Barsena, dan masih banyak lagi,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda, Banyuwangi, Selasa (2/8/2016).
Kata laki-laki yang biasa disapa Bram itu, perhelatan tersebut akan tampil beda, dengan panggung yang menampilkan keindahan pantai, dan menghadirkan penyanyi-penyanyi jazz ternama di pentas musik Indonesia.
”Mereka akan tampil dalam konser jazz, yang tahun ini yang bertema 'Jazz Rise and The Next'. Tema tersebut diangkat untuk mengapresiasi kalangan muda, khususnya yang punya antusiasme tinggi terhadap genre musik jazz di Banyuwangi,” katanya.
Penyelenggaraan Banyuwangi Beach Jazz Festival, imbuh Bram, tidak hanya untuk mendukung perkembangan musik jazz di Banyuwangi, tetapi juga bertujuan untuk melahirkan wadah apresiasi bakat bagi anak-anak muda. Visi misi ini serius digeluti pemerintah kabupaten Banyuwangi, dengan diadakannya BBJF, dan even jazz lainnya, seperti Student Festival Jazz dan Ijen Summer Jazz.
”Kami memilih Pantai Boom sebagai lokasi, karena merupakan salah satu destinasi wisata favorit warga Banyuwangi. Selain itu, lokasinya pun dekat dengan pusat kota, sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan,” bebernya.
Pantai ini juga memiliki nilai historis yang tinggi, karena merupakan lokasi pengangkutan hasil bumi pada zaman kolonial.
Sebelum Banyuwangi Beach Jazz Festival, daerah berjuluk “Sunrise of Java” itu sudah menyelenggarakan Ijen Summer Jazz, Sabtu (30/7/2016) malam, di Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Licin. Even yang dikagumi pengunjung ini berlatar belakang panorama dan keindahan Gunung Ijen, serta dimeriahkan Syaharani & Queenfireworks (ESQI:EF), serta Nita Aartsen.
Tiket BBJF 2016 tersedia dalam kelas festival Rp 300.000, wings kanan/kiri Rp 500.000,VIP Rp 1,2 juta, dan VVIP Rp 2 juta. Panitia juga menyediakan kelas festival, Rp 300.000 per tiket.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri