Suara.com - Setelah Ario Kiswinar Teguh melayangkan somasi kepada Mario Teguh dan Kompas TV. Giliran Aryani Soenarto, ibunda Kiswinar juga mantan istri Mario, akan mensomasi Mario dan tim Kompas TV.
Hal itu dikatakan oleh Ferry Amahorseya selaku kuasa hukum Kiswinar dan Aryani kepada suara.com. Rencananya, somasi akan dikirim pada hari Senin besok (26/9/2016).
"Iya kemarin yang hari Jumat kan yang melakukan somasi Ario. Nah, senin besok Ibu Aryani yang akan somasi dua pihak yang merugikannya," kata Ferry, Minggu (25/9).
Menurut Ferry, somasi dari Kiswinar dan Aryani adalah dua kasus berbeda. Ferry menjelaskan Aryani mensomasi mantan suaminya karena telah difitnah dan dicemarkan nama baiknya.
"Di Kompas TV itu dia menyangkal yang disebutkan Kiswinar. Terus sadar atau nggak sadar dia telah menuduh ibu Aryani berzina dengan terang-terangan bilang Ario itu anak hasil perzinahan," tutur Ferry.
Padahal, kata Ferry, secara hukum Mario dan kuasa hukumnya tak perlu mengumbar masalah ini ke publik dan disiarkan. Ada baiknya langsung diselesaikan di Pengadilan dengan sidang tertutup.
"Iya ini dia kayak nggak paham hukum saja diumbar-umbar," ujarnya. "Ibu Aryani juga akan laporkan Kompas TV ke Komisi Penyiaran Indonesia. Dan Mario Teguh ke Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)."
Sebelum menikah dengan Linna Teguh, Mario Teguh pernah membina rumah tangga dengan Ariyani tahuh 1984 hingga bercerai tahun 1993. Perceraian terjadi ketika Kiswinar berusia 7 tahun.
Mario dalam wawancaranya di program Sapa Pagi, Kompas TV, mengatakan bahwa sebelum bercerai ia dan Ariyani bertengkar karena kecemburannya terhadap laki-laki lain.
"Ini tidak menuduh bahwa ibu Ariyani punya hubungan dengan laki-laki lain. Tapi saya ini pencemburu. Salah atau benar, laki-laki ingin wanitanya hanya untuk dia," kata lelaki berusia 60 tahun itu.
Dia menambahkan, "Itu adalah keyakinan saya. Jadi sering bertengkar kami tentang kecurigaan saya tentang kedekatannya dengan laki-laki lain."
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya