Suara.com - Ario Kiswinar Teguh dan ibunya, Aryani Soenarto sudah mendatangi Polda Metro Jaya pada hari Jumat, 30 September 2016 untuk sekedar berkonsultasi sebelum melaporkan Mario Teguh.
Menurut Vidi Galenso Syarief, kuasa hukum Mario Teguh, pihak Kiswinar dan ibunya bukan konsultasi namun telah gagal melaporkan kliennya karena tak memenuhi persyaratan.
"Nggak ada, bukan konsultasi. Mereka lapor polisi kan dari dua minggu lalu sudah rame mau lapor karena somasinya nggak dijawab. Kemarin itu artinya nggak lulus, nggak cukup bukti untuk unsurnya, nggak terpenuhi," kata Vidi saat dihubungi Senin (3/10/2016).
Kata Vidi, dalam pelaporan harus memenuhi beberapa analisis. Seperti pasal apa yang digunakan, bukti dan juga para saksi.
"Kalau itu nggak cocok, belum terpenuhi nggak bisa jadi laporan. Jadi bukan belum mau laporin, semua lawyer tahu itu dan gagal laporan itu," pungkas adik pengacara Elza Syarif itu.
Kiswinar dan Aryani punya keinginan melaporkan Mario Teguh karena somasinya tak juga dibalas pihak Mario. Somasi itu meminta Mario Teguh meminta maaf dan mengakui Kiswinar sebagai anak biologisnya di dua stasiun televisi, Kompas TV dan Trans TV.
Di tengah perseteruan ini, Mario Teguh tiba-tiba mengumumkan pensiun mengisi acara televisi di akun Instagramnya. Kompas TV terakhir kali menayangkan acara Mario Teguh Golden Ways pada Sabtu 1 Oktober lalu.
"Bersama ini atas nama MTSC Management Team dan Crew saya menyampaikan permohonan pamit untuk mengakhiri pelayanan motivasional Mario Teguh di layar televisi, yang keseluruhannya sudah hampir 11 tahun sampai hari ini.
"Kami sudah menyampaikan pengunduran diri kami dari Kompas TV, sehingga hari Sabtu ini, 1 Oktober 2016 adalah episode MTGW terakhir yang akan tayang di Kompas TV," tulis Teguh.
Namun, Mario tak benar-benar pensiun dari kariernya sebagai motivator. Dia tengah mempersiapkan pelayanan barunya melalui ponsel dan komputer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka