Penyidik Kepolisian Polda Metro Jaya telah menetapkan Gatot Brajamusti sebagai tersangka dugaan kasus pemerkosaan yang dilaporkan perempuan berinisial CT, 26 tahun.
Gatot ditetapkan tersangka oleh penyidik pada pemeriksaan pada hari Selasa (8/11/2016). Penyidik mengajukan 38 pertanyaan seputar aktivitas hubungan intim yang dilakukan Gatot dengan CT.
"Hasil pemeriksaan Gatot, tidak mengelak, semua mengakui. Semua pertanyaan dijawab, yang dituduhkan pelapor semua mengakui termasuk kejadian hasil pemeriksaan DNA. Semenjak itu kita naikkan status sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/11/2016).
Sementara itu, kata Awi, Subdit Sumdaling Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya sudah melimpahkan berkas perkara kepemilikan dua satwa langka yang dilindung ke kejaksaan.
"Kepemiilikan satwa dilindungi milik Gatot ya, Alhamdulillah sudah P21 tinggal tahap duanya pelimpahan tersangka dan barang bukti," ujar Awi.
Selanjutnya untuk kepemilikan dua senjata api Ilegal juga telah dinaikkan statusnya sebagai tersangka dan berkasnya telah diajukan ke kejaksaan.
"Yang kedua terkait kepemilikan senjata Api, Kamis (10/112016), sudah tahap 1. Kami masih menunggu dari Jaksa Penuntut Umum bagaimana. Tetapi saat ini yang bersangkutan masih di Polda Metro Jaya, untuk kami kembangkan terkait senjata api yang sampai saat ini masih berproses," ujar Awi.
CT melaporkan Gatot karena telah memperkosanya saat ia duduk di bangku SMA dan usianya baru 16 tahun. Saat itu, peristiwa pemerkosaan terjadi antara tahun 2007-2011 hingga CT melahirkan seorang anak.
CT sadar punya bakat menyanyi dan menghubungi Gatot untuk memuluskan mimpinya menjadi seorang penyanyi. Dia pun rela menjadi backing vocal Gatot untuk lagu Terkadang.
Suara.com - Saat usia 20 tahun, CT hamil dari hasil hubungannya dengan Gatot. Namun, janinnya saat usia 2 bulan digugurkan di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat,
Berikutnya, CT hamil lagi pada tahun 2011 hingga melahirkan tahun 2012. CT mengaku takut melaporkan Gatot ke polisi karena mendapat ancaman oleh mantan guru spiritual Elma Theana dan Reza Artamevia itu.
Berita Terkait
-
Dibawa dari NTT, Istri Gatot Kini Mendekam di Tahanan Polda Metro
-
Gatot Selanjutnya Diperiksa Kasus Pemerkosaan dan Satwa Liar
-
Garap Aa Gatot Kasus Pistol, Polisi Uji Balistik Peluru
-
Gatot Brajamusti Dukung Marcella Zalianty Jadi Ketua Parfi
-
Gatot Brajamusti Laporkan Balik Reza Artamevia ke Bareskrim
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor