Maxime Bouttier saat jumpa pers film Gunung Kawi di Central Park, Jakarta Barat, Senin (14/11/2016). [suara.com/Ismail]
Artis seni peran Maxime Andre Selam Bouttier atau dikenal dengan Maxime Bouttier sempat takut menginjakkan kaki di Gunung Kawi karena sudah umum diketahui gunung itu menyimpan mistis karena ada Pasarean Gunung Kawi, yakni makam Kanjeng Kyai Zakaria II atau juga dikenal sebagai Eyang Djoego
Maxime berada di sana untuk keperluan syuting film terbarunya, Gunung Kawi. Dia mengaku tak sedikitpun mendapat pengalaman mistis selama syuting. Malah dia takjub dengan keindahan gunung yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, itu.
"Aku terjun ke Kawi langsung, orang-orang ceritanya (negatif), pas aku ke situ nggak kok, nggak ada apa-apa," kata Maxime di jumpa pers film Gunung Kawi di Central Park, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016).
Saat jeda syuting, Maxime mengambil kesempatan untuk jalan-jalan dan menikmati keindahan alam di sana. Dia bisa menyaksikan Kota Malang dari ketinggian.
"Kan ganti-gantian syutingnya, break 2 jam, 3 jam, aku jalan-jalan, aku bisa lihat Malang tuh more futuristic, kawah juga ada, its truly nice, small island, nyaman di sana atmosfernya enak," ujarnya.
Di tempat yang sama, produser Shankar RS mengungkapkan bahwa film Gunung Kawi belum bisa dijadwalkan kapan akan dirilis karena alasan belum ada kesepakatan dengan pihak bioskop.
"Saya menolak karena hanya diberikan 15 layar, jadi saya tolak," tandas produser berusia 50 tahun itu.
Film yang disutradarai Nayato Fio Nuala ini juga dibintangi Jordi Onsu, Roy Marten, dan Indra Birowo.
Alur cerita film ini mengangkat fenomena Gunung Kawi yang dikenal sebagai tempat pesugihan bagi orang yang ingin kaya secara instan.
Komentar
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Horor Biasa, Penunggu Rumah: Buto Ijo Hadirkan Ketegangan yang Ramah Anak dan Keluarga
-
4 Artis Ungkap Kisah Hidup Lewat Buku, Jauh Sebelum Aurelie Moeremans
-
Profil Becky Armstrong, Nanno Baru di Girl from Nowhere: The Reset
-
Keluar dari Zona Nyaman, Judika Jelajahi Nuansa Folk Lewat Lagu "Terpikat Pada Cinta"
-
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya
-
Film India Haq Dinilai Mirip Kasus Inara Rusli, Bisa Ditonton di Netflix
-
Mengenal Deviana Mulyadi, Istri Kak Seto yang Jarang Tersorot
-
Wajib Tahu! Rekap Film 28 Years Later Sebelum Nonton The Bone Temple
-
Sinopsis The Art of Sarah, Lee Jun Hyuk Selidiki Kehidupan Shin Hae Sun yang Penuh Teka-teki
-
Kasus Aurelie Jadi Pemicu, Kak Seto Dituding Child Grooming Gara-Gara Usia Istri