- Saham DIGI melonjak tajam 184,21% dalam setahun terakhir hingga ke level Rp54.
- Sempat sentuh Rp20 di Juni 2025, DIGI kini dekati rekor tertinggi 52 minggu di Rp57.
- Kapitalisasi pasar DIGI capai Rp87,75 miliar di tengah tren positif sektor media.
Suara.com - Emiten media digital PT Arkadia Digital Media Tbk (IDX: DIGI) mencatatkan performa gemilang dalam satu tahun terakhir.
Data perdagangan hingga Rabu (14/1/2025) menunjukkan saham DIGI parkir di level Rp54 mencerminkan lonjakan fantastis sebesar 8 persen atau naik 4 poin. Jika ditarik 12 bulan kebelakang saham DIGI telah terbang 184,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tren "bullish" ini membawa DIGI bergerak mendekati level tertinggi 52 minggunya di angka Rp57. Padahal, pada Juni 2025 lalu, saham ini sempat menyentuh titik terendah di level Rp20 per lembar.
Pemulihan tajam ini menarik perhatian investor ritel mengingat kapitalisasi pasar DIGI kini berada di angka Rp87,75 miliar.
Meskipun Rasio P/E berada di angka cukup tinggi, yaitu 141,54, antusiasme pasar tetap terjaga. Pada perdagangan hari ini, saham dibuka di level Rp50 dan sempat menyentuh harga tertinggi Rp55 sebelum ditutup di angka Rp54.
Volatilitas yang positif ini menandakan adanya kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis digital yang digarap oleh perusahaan di awal tahun 2026 ini.
Pada medio Oktober 2025 lalu, diketahui PT Harvest Capital International selaku pengendali DIGI telah melakukan transaksi pembelian sebanyak total 51.582.400 lembar saham (3,18 persen) diharga Rp35, Rp35, Rp33,4, Rp33,4 dan Rp33,2 per saham pada tanggal 27, 28, 29, 30, dan 31 Oktober 2025.
“Tujuan transaksi untuk investasi dengan Status Kepemilikan Saham secara langsung,” sebut Arsito Hidayatullah selaku Corporate Secretary DIGI dalam keterbukaan informasi BEI.
Pasca transaksi Pembelian, maka porsi kepemilikan PT Harvest Capital International di DIGI menjadi sebanyak 578.947.200 lembar saham (35,63 persen) dibandingkan sebelumnya yang tercatat sebanyak 527.364.800 lembar saham (32,45 persen).
Baca Juga: Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
Diketahui, sebelumnya, PT Harvest Capital International juga pernah melakukan transaksi Pembelian sebanyak total 27.280.800 lembar saham (1,68 persen) diharga Rp34 dan Rp35 per saham pada tanggal 20 - 24 Oktober 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN