Suara.com - Sutradara senior asal Belanda Paul Verhoeven mengeluhkan Hollywood yang dianggap tak berani lagi memproduksi film seks provokatif. Menurut dia, studio film Hollywood saat ini payah karena lebih mencari keuntungan dengan menggaet pasar PG-13 (film yang cocok untuk usia di bawah 13 tahun).
"Jika Anda mengatakan harus PG-13, ada banyak hal yang tidak dapat Anda lakukan. Anda tidak bisa menjadi provokatif, Anda tidak bisa menjadi kontroversial, Anda tidak dapat seksual, erotis, dengan cara langsung," katanya kepada AFP dilansir dari laman Asiaone.
Verhoeven mengungkapkan hal tersebut di sela-sela acara screening film kontroversialnya yang terbaru, Elle. Film ini bergenre drama thriller dan mewakili Perancis untuk bersaing masuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik di Oscar 2017.
Film yang menampilkan kekerasan seksual ini mendapat sambutan luar biasa di Festival Film Cannes beberapa waktu lalu.
Verhoeven mengaku awalnya ingin menggarap film tersebut di Hollywood. Takut jadi kontroversial, dia memutuskan membuatnya lewat rumah produksi di Perancis. Verhoeven juga yakin tak ada aktris yang mau jadi peran utama di film itu.
"Kalau di Perancis tidak ada masalah. Sebagai sutradara, Anda bisa melakukan apa yang Anda inginkan," ujarnya.
"Saya melarikan diri ke Perancis karena saya tidak bisa menemukan sesuatu yang menantang," katanya menambahkan.
Verhoeven cukup dikenal mahir menggarap film bergenre 'gelap'. Basic Instinct jadi salah satu buktinya. Film yang dirilis pada 1992 itu jadi film erotis sepanjang masa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV