Roy Marten gelar jumpa pers untuk klarifikasi isu pernikahannya dengan Dini di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2016). [suara.com/Ismail]
Roy Marten mengaku kaget saat mendapat pesan singkat dari seorang polisi berpangkat jenderal yang memberi kabar putra dan menantunya, Gading Marten dan Gisella Anastasia, terjaring razia narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bistro Parch, Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis malam (29/12/2016).
"Saya tadi pagi agak kaget karena mendapat SMS dari seorang jenderal polisi penggiat anti narkoba, semalam ada operasi dari BNN, 'mudah-mudahan anak Anda selamat'," Roy membacakan pesan singkat polisi tersebut kepada media di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2016).
Meskipun shock mendengar kabar tersebut, Roy mengaku tenang dan tidak panik. Pasalnya, dia tahu Gading dan Gisel tak mungkin menggunakan narkoba.
"Saya tidak khawatir. Kenapa, karena saya percaya, puji Tuhan, alhamdulillah, anak-anak saya tidak ada yang menyentuh narkoba. Anak-anak saya semua bersih," jelas Roy.
Roy pun semakin senang saat menelepon Gading sudah sampai di rumah. Pun, hasil tes urine pasangan itu dinyatakan negatif memakai narkoba.
"Jadi ketika ada berita itu saya juga tidak khawatir dan ketika saya cek ke Gading, dia bilang memang nggak ada. Jadi pas mereka minum-minum di situ, ada tes urin, ya udah. Tapi bagus, hasil tes urinnya bagus. Kita mesti apresiasi petugas-petugasnya karena hal itu kan akan mengurangi pemakai narkoba," tandas Roy.
Roy sendiri pernah ditangkap polisi pada tanggal 2 Februari 2006 karena menyimpan narkoba jenis sabu seberat 3 gram. Hakim pengadilan Negeri Jakarta Selatan lalu menjatuhkan vonis 9 bulan subsider 3 bulan.
Roy selanjutnya bisa menghirup udara bebas pada tanggal 1 Oktober 2006. Polisi pun memberikan kepercayaan kepada Roy untuk menyandang Duta Anti Narkoba.
Namun malang, Roy kembali ditangkap polisi pada tanggal 13 November 2007 di Novotel Surabaya karena mengonsumsi sabu. Saat itu polisi menemukan barang bukti 1 gram dan 1 ons sabu di kamar 364.
Padahal sebelum ditangkap, Roy sempat memberi testimoni di acara penandatangan MoU Badan Narkotika Nasional (BNN). Roy pun harus menginap lagi di hotel prodeo setelah hakim memvonis 3 tahun serta Rp10 juta subsider tiga bulan penjara.
Roy selanjutnya bisa menghirup udara bebas pada tanggal 1 Oktober 2006. Polisi pun memberikan kepercayaan kepada Roy untuk menyandang Duta Anti Narkoba.
Namun malang, Roy kembali ditangkap polisi pada tanggal 13 November 2007 di Novotel Surabaya karena mengonsumsi sabu. Saat itu polisi menemukan barang bukti 1 gram dan 1 ons sabu di kamar 364.
Padahal sebelum ditangkap, Roy sempat memberi testimoni di acara penandatangan MoU Badan Narkotika Nasional (BNN). Roy pun harus menginap lagi di hotel prodeo setelah hakim memvonis 3 tahun serta Rp10 juta subsider tiga bulan penjara.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD