Suara.com - Musikus disc jockey terkenal asal Thailand, Katty Butterfly terseret kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan oleh seorang lelaki bernama Henry Budi Prasetyo Puranto ke ke Polres Malang, Jawa Timur.
Namun, pelaporan itu tak melibatkan Katty secara langsung. Henry mewakili PT Adi Karya Citra Abadi pemilik tempat hiburan Hawai Waterpark Malang, sebagai korban, melaporkan Muhammad Nur Iman Winata (30), yang beralamat di Jalan Tebet Barat Dalam Va No.43, Tebet, Jakarta Selatan.
Hawai Waterpark pun telah mengunggah kertas laporannya ke polisi di akun Instagram resmi pada tiga jam lalu.
Sesuai laporan Henry, pihak Hawai Waterpark telah mengundang DJ Katty melalui Nur Iman selaku pihak manajemen untuk mendatangkan artisnya sebagai bintang tamu di perayaan malam Tahun Baru.
Terlapor disangka dengan tiga pasal alternatif, yakni Penipuan dan atau Penggelapan dan atau Tentang perlindungan konsumen sesuai pasal 378 sub 372 KUHP dan atau pasal 62 UU No. 8 Tahun 1999 tentang UU Perlindungan Konsumen.
Korban pun telah melunasi sisa fee dan Terlapor sudah menyatakan bahwa DJ Katty beserta kru manajemen bisa hadir tanpa ada halangan di acara tersebut yang digelar oleh korban.
"Selanjutnya diketahui bahwa pada acara atau event tersebut hanya kru freelance yang hadir sedangkan DJ Katty beserta manager management tidak hadir atau tidak datang sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati bersama oleh Terlapor dan Korban.
"Selanjutnya yang korban sampai sekarang tidak dikembalikan atau belum di tangan korban sampai saat ini. Dengan kejadian tersebut Korban merasa keberatan dan dirugikan dan melaorkan kejadian tersebut ke SPK Polres Malang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,"
Baca Juga: Mendadak, TNI Tangguhkan Kerjasama dengan Australia, Ada Apa?
Hawai Waterpak lalu menulis permintaan maaf kepada para pengunjung di malam tahun baru karena tak mendatangkan DJ Katty.
"Aloha... Seluruh management Hawai Waterpark Malang mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kekecewaan yang terjadi pada perayaan malam tahun baru Future Wave with Hawai Waterpark Malang atas ketidak hadiran FDJ Katty Butterfly.
"Hawai Waterpark Malang tidak menduga kejadian ini bisa terjadi. Dalam hal ini Hawai Waterpark Malang merupakan korban penipuan dan penggelapan serta perlindungan konsumen dari Level Nine Asia yang merupakan Management FDJ Katty Butterfly.
"Karena kejadian ini Hawai Waterpark Malang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Dan saat ini Hawai Waterpark Malang sudah melayangkan proses Hukum kepada pihak yang berwenang atas peristiwa yang membuat nama Hawai Waterpark Malang tercemar.
"Hal ini murni terjadi secara tiba-tiba bukan karena kesengajaan. Ketidak hadiran FDJ Katty Butterfly dikarenakan terdapat perseteruan pribadi antara pihak Level Nine Asia Management FDJ Katty Butterfly dan FDJ Katty Butterfly.
"Dengan adanya peristiwa ini pihak Hawai Waterpark Malang sudah mengkonfirmasi kepada seluruh customer sebelum acara dimulai bahwa FDJ Katty Butterfly tidak dapat hadir dalam acara Future Wave with Hawai Waterpark Malang.
"Sekali lagi kami memohon maaf atas kekecewaan para customer, dan akan berusaha memberikan pelayanan lebih baik lagi. Terimakasih banyak Mahalo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap