Entertainment / Gosip
Jum'at, 24 Februari 2017 | 08:50 WIB
Cher saat di acara GLAAD (Gay and Lesbian Alliance Against Defamation) Awards, di Beverly Hills, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 20 April 1998. [shutterstock]

Suara.com - Penyanyi senior Cherilyn Sarkisian atau dikenal Cher bikin penggemar khawatir setelah ia membatalkan penampilannya di Las Vegas pada akhir pekan lalu.

Pelantun Believe itu menjelaskan perihal sakitnya pada hari Jumat, 17 Februari lalu jika ia terserang flu.

"Pertunjukkan Valentine saya sakit, hari berikutnya benar-benar terserang flu. Telah berhari-hari diharapkan bisa melangsungkan pertunjukan. Saya tahu ini begitu mengecewakan," tulis penyanyi beraliran dance, RnB, pop-rock itu melalui akun Twitter pribadinya.

Pelantun If I could Turn Back Time ini juga meminta maaf kepada penggemar dengan menulis, "Saya menjaga pikiran positif setiap hari. Saya melakukan yang terbaik. Maaf butuh waktu lama. Menjalani beberapa tes dan menjauhi telepon di rumah dan kesemrautan LA. Tapi dokter bilang flunya sangat buruk. Saya sakit, tapi tak bisa sembuh dalam dua hari."

Artis senior berusia 70 tahun itu berjanji akan tampil di panggung pada Rabu, 22 Februari mendatang.

Cher berusaha melakukan semua yang dia bisa. Penyanyi yang memulai karier sejak tahun 1963 ini nantinya akan mencoba berolahraga dan menyanyi sehingga tubuhnya tidak lemah.

Namun, menurut Radar Online, Cher sedang "sekarat" dan dia tengah berjuang melawan virus misterius yang mematikan. Cher juga dikabarkan menderita kegagalan organ dan tur terakhirnya itu menjadi ajang perpisahan dengan Hollywood.

Tag

Load More