Suara.com - Mendalami karakter Bia di film Labuan Hati, bukan hal yang mudah bagi aktris Kelly Tandiono lantaran butuh observasi dan latihan. Bia, kata Kelly, sangat berbeda dengan dirinya yang aktif dan bersemangat. Karena kesulitan mendalami perannya, dia sering kena strap sang sutradara, Lola Amaria.
"Wah iya sering (dimarahi dan distrap Lola Amaria), karena suka kejut-kejut bahu itu kebanyakan becanda, distrap bawah laut sama mbak Lola. Aku aslinya pecicilan dan kebanyakan energi. Biasanya sedikit-sedikit nyemplung ke laut karena sudah make-up pagi-pagi jadi nggak bisa," kata Kelly Tandiono berapi-api saat berkunjung ke kantor redaksi Suara.com, Senin (20/3/2017) sore.
Kelly menceritakan awalnya dia tertarik dengan kura-kura saat menyelam di laut Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
"Aku lihat kura-kuraaku kejar saja, nggak tahunya in-frame. Lalu diteriaki mbak Lola pas sudah naik. Kamu nggak boleh lewatin garis ini (di laut), dijagain sama guide master, aku sama Uli (Uli Triana) lihat-lihatan, ngapain ya di bawah laut, ngorek-ngorek pasir," kenang Kelly.
Kelly yang paling sering dihukum lantaran terlalu banyak bercanda dengan pemain lain. "Kedua, karena aku sering becandaan, padahal aku take-nya harus marah, Mbak Lola takutnya kalau feel-nya hilang, lalu kami disetrap suruh silent treatment alias nggak boleh ngomong sama siapapun selama 1-2 hari," cerita Kelly lagi.
Namun, hukuman tadi justru berbuah hasil baik saat syuting.
"Itu golden take, nggak bisa diulang. Kalau kami mau makan, satu meja situ, satunya sana, pisah gitu, kayak marahan. Pas take beneran mantep," tukas Kelly.
Labuan Hati segera rilis pada 6 April 2017 di bioskop Tanah Air. Selain Kelly Tandiono, Lola Amaria juga mengajak Nadine Chandrawinata dan Uli Triana sebagai tokoh utama film ini.
Baca Juga: Keluarga Jelaskan Soal Ungkapan Jupe 'Dapat Undangan dari Allah'
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka