Suara.com - Aktris sekaligus presenter Luna Maya menggelar sebuah pameran fotografi bertajuk Dia Yang Kau Panggil Perempuan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, 17-30 April 2017. Acara ini digelar dalam rangka ulang tahun ke-2 Luna Habit, clothing-line miliknya, sekaligus menyambut Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April.
Pameran menampilkan 20 perempuan yang dinilai inspiratif dan mencerminkan Kartini masa kini dari berbagai latar belakang. Mereka yang terlibat antara lain Dewi Sandra, Raline Shah, Veronica Tan, Najwa Shihab, Luna Maya, Dian Sastrowardoyo, Ayu Dewi, Alya Dimitri, Cantika Abigail, dan Nagita Slavina.
Seperti apa cerita lengkapnya, berikut ini petikan wawancara Luna Maya bersama Suara.com beberapa waktu lalu:
Ceritakan dong konsep pameran fotografi ini?
Sebenarnya temanya itu untuk story yang mana sisi lain perempuan. Ini lintas profesi dan agama. Bahkan ada teman saya yang pastur, teman saya muslim ada penyanyi, anak artis. Ada blogger dan juga news anchor, desainer sepatu.
Anda yakin mereka sudah bisa mewakili Kartini di era sekarang?
Ini temanya Dia Yang Kau Panggil Perempuan, saya mencoba untuk merangkul, ini sudah nyaman, apapun keputusan itu harus kita terima.
Kenapa Anda memilih perempuan dari berbagai macam latar belakang?
Ini menceritakan tentang perempuan yang tidak hanya kodrat, dari jiwa dia perempuan. Saya mau merangkul semua dan saya tidak mau membedakan suku maupun ras.
Apa sih tujuan Anda membuat acara ini?
Jadi saya ingin memperlihatkan cerita dampak positif. Dian (Sastro) yang peduli dengan pendidikan, Raline (Shah) yang begitu banyak dengan film yang dia mainkan. Mereka itu cantik dan menginspirasi. Isinya itu jiwanya.
Jadi Anda menilai mereka sudah mencerminkan Kartini masa kini?
Insya Allah dengan latar belakang profesi, suku dan agama. Mereka adalah anak nusantara. Suka atau tidak suka mereka ada di sini. Yang penting impactnya kepada perempuan. Mungkin mereka nggak sempurna.
Dengar-dengar ada misi sosial juga ya dari acara ini dengan menyumbangkan hasil kegiatannya ke Yayasan Beasiswa Dian Sastro?
Iya. Kita selaku warga Indonesia dapat berkontribusi untuk memajukan pendidikan anak bangsa. Harapannya, anak yang mendapat beasiswa, masa depan akan berguna juga memajukan pendidikan.
Apa makna Hari Kartini di mata seorang Luna Maya?
Perempuan itu sesusah-susahnya percaya kodratnya. Laki-laki adalah imam, kita harus menghargai laki-laki. Sebagai perempuan. Kita nggak bisa dibalik. Kartini di sini bisa mengenyam pendidikan tapi tidak melupakan kodratnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan