Suara.com - Rey Utami dan suaminya, Pablo Putera Benua dibuat ngeri jelang lebaran ini. Rabu (22/6/2017) malam, rumah mereka di kawasan Sentul, Bogor mendapat kiriman bom panci.
Kronologis kejadian bermula sekitar pukul 22.00 WIB saat Pablo dan Rey bersiap tidur. Waktu itu, Pablo mendengar suara gaduh seperti ada orang yang menggedor pintu teras belakang rumahnya.
"Saya turun ngecek suara itu, tapi nggak liat ada siapa-siapa. Tapi saya lihat kok ada yang aneh, kok ada panci di taman belakang rumah saya," kata Pablo dihubungi Kamis (22/6/2017).
Karena penasaran, Pablo mencoba mengangkat panci tersebut dan membawanya masuk. Ketika diangkat, panci terasa berat dan terdapat tulisan aneh. Dia kemudian meletakkan kembali di tempat semula.
"Saya angkat kok berat, terus ada tulisan dibawahnya. Kayak gini 'jangan terlalu percaya diri Pak Benua. Masih yakin dengan keputusannya pak?," ujarnya.
Tak ingin mengambil risiko, Pablo melaporkan kejadian ini kepada kepolisian setempat. Tak berselang lama, petugas datang untuk mengamankan barang tersebut dan baru diketahui itu adalah bom panci.
"Kapolres Bogor langsung datang bersama jajarannya dan membawa panci itu keluar. Kemudian dibawa ke danau deket rumah dan kemudian pas dibuka meledak tiga kali," ujarnya.
Berita Terkait
-
Izin Usaha IBEST Beres, Rey Utami dan Pablo Putera Benua Tenang
-
Masalah dengan OJK Kelar, Rey Utami dan Suami Bagi-bagi Duit
-
Valentine, Ini yang Dilakukan Pablo Putra Benua untuk Rey Utami
-
Pablo dan Rey Utami Bagi Angpao Ratusan Juta Saat Imlek
-
Penjelasan Suami Rey Utami Perusahaannya Dianggap Ilegal oleh OJK
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan