Suara.com - Tak banyak yang tahu jika Luna Maya masuk dalam kepengurusan Parfi 56 yang saat ini diketuai Marcella Zalianty. Di organisasi tersebut, Luna menduduki jabatan bendahara.
Luna bercerita, dia, Marcella, dan anggota lainnya sering berseteru terkait pengelolaan uang di organisasi. Namun, hal itu tak sampai bikin satu sama lain bermusuhan.
"Lumayan berantem-berantem terus ya, karena Ketum (Ketua Umum) penginnya ini, yang lain nggak bisa. Tetapi berantemnya lucu-lucunya berorganisasi," kata Luna ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).
Bagi Luna, beda pendapat adalah suatu hal yang wajar. Apalagi, meskipun berbeda, tujuan mereka sama-sama baik untuk Parfi 56.
"Ya ini jadi salah satu pembelajaran baru untuk aku ya. Terutama untuk acara-acara yang kami kan memang bisa dibilang nggak digaji ya," ujarnya.
Memegang jabatan ini, Luna bisa belajar mengelola keuangan sebuah organisasi. Tiap bulan, dia wajib menagih Rp 100 ribu dari semua anggota Parfi 56 sebagai uang kas.
"Cari uang untuk mengelola sekretariat, acara-acara seperti sekarang. Jadi cuma ambil Rp100 ribu dari anggotanya setiap bulan, agenda kami lumayan banyak yang harus kami kelola," katanya menuturkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri
-
Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya
-
Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?
-
Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?
-
Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang
-
Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel