Suara.com - Tersangka kasus narkoba Jennifer Dunn disebut punya permintaan khusus kepada kuasa hukumnya, Pieter Ell, sebelum dipindahkan ke rumah tahanan Polda Metro Jaya.
"Terakhir itu sebelum memasuki ruangan, hanya meminta bantuan (ke saya), buat dia (diupayakan pembelaan) secara maksimal. Sebagai lawyer, saya bisa baca keinginan klien saya itu kan seperti apa,” ujar Pieter di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018).
Saat ditanya terkait kemungkinan rehabilitasi terhadap Jedun --sapaan akrab Jennifer Dunn, Pieter mengaku belum bisa memastikan. Hal itu terutama karena Jedun sendiri baru mulai hari ini ditahan di rutan narkoba Polda Metro Jaya.
"Yang kami fokus (saat ini) tentang penanganan hukum 20 hari ke depan. Itu yang paling penting. Kami belum bisa berandai-andai," ucapnya.
Meski begitu, Pieter berjanji akan mengajukan permohonan untuk rehabilitasi tersebut setelah berdiskusi dengan pihak keluarga kliennya.
"Ini proses. Jadi ya, tetap kami membutuhkan data-data pendukung terkait permohonan. Hari ini kami akan mengajukan. Setelah ini, saya akan bertemu dengan keluarga JD untuk membicarakan soal itu (permohonan rehabilitasi)," katanya.
Diketahui sebelumnya, Jennifer Dunn ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (31/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Ia diduga telah melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Kasus ini sendiri bukanlah yang pertama bagi Jennifer Dunn. Pada 2005 lalu, ia juga diamankan aparat karena kedapatan mengonsumsi ganja. Lalu empat tahun kemudian, polisi kembali menciduk Jedun karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap