Suara.com - Kematian Dolores O'Riordan, vokalis grup band The Cranberries, meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik pada umumnya, secara khusus para penggemar yang tumbuh diiringi lagu-lagu balada semacam Ode to My Family serta Zombie dan di era 1990an.
Lagu yang disebut terakhir, Zombie, sering dipandang sebagai mahakarya The Cranberries, band rock Irlandia yang dikenal dengan nada-nada getir, yang semakin menyayat dengan suara khas O'Riordan.
Zombie sendiri lahir dari tragedi.
Seperti yang diwartakan BBC, Zombie diciptakan oleh O'Riordan setelah mendengar peristiwa pengeboman yang menewaskan dua orang anak di Warrington, Cheshire, Inggris pada Maret 1993.
Jonathan Ball, yang baru berusia 3 tahun dan Tim Parry berusia 12 tahun tewas akibat dua buah bom yang diledakkan oleh Irish Republican Army (IRA), sebuah kelompok separatis yang ingin memisahkan Irlandia Utara yang warganya mayoritas beragama Katolik dari Inggris.
O'Riordan, yang ketika peristiwa itu terjadi sedang mengelar konser, sangat sedih dan terpukul.
"Saya ingat sedang melihat salah satu ibu dari para korban di televisi, saya sangat terpukul," kata dia kepada majalah Vox pada 1994.
"Saya sangat sedih melihatnya, dia yang telah mengandung anak itu selama sembilan bulan... lalu beberapa bajingan datang dan melakukan serangan itu," kata O'Riordan.
Ia secara khusus merasa kesal karena IRA, yang dikenal sebagai kelompok teroris di Eropa, mengklaim bahwa serangan itu dilakukan atas nama Irlandia.
"IRA bukan saya. Saya bukan IRA. Cranberries bukan IRA. Keluarga saya juga bukan," tegas O'Riordan.
"Dalam lagu itu saya mengatakan, 'It's not me, it's not my familiy'. Itu bukan Irlandia, itu adalah perilaku sejumlah idiot yang masih hidup di masa lalu," ujar O'Riordan.
Dirilis pada September 1994, Zombie kemudian menjadi lagu paling sukses dari The Cranberries. Di Jerman, Australia, dan Prancis lagu itu menduduki urutan pertama di daftar tangga lagu. Di Amerika Serikat, Zombie memuncaki tangga lagu rok alternatif.
Tetapi lirik O'Riordan dikritik oleh sebagian orang. Ia dituding naif dan berpihak dalam konflik yang sama sekali tak dipahaminya.
"Saya tak peduli soal Protestan atau Katolik, saya hanya peduli pada fakta bahwa ada orang-orang tak bersalah yang menjadi korban. Itu yang memicu saya menulis lagu tersebut," tegas perempuan kelahiran 6 September 1971 itu.
Dalam wawancara dengan NME pada 1994, ia kembali menegaskan kritiknya terhadap terorisme yang ditumpahkan dalam .
"Saya tak menyebut nama kelompok teroris atau organisasi mana pun. Lagu itu tak memihak siapa pun, lagu yang sangat manusiawi," tegas dia.
"Bagi saya, terorisme sangat membingungkan. Jika orang-orang dewasa itu memiliki masalah dengan orang dewasa lainnya, pergi lalu berkelahi saja. Setidaknya punya nyalilah sedikit," tukas O'Riordan.
O'Riordan meninggal pada Senin 15 Januari 2018 di sebuah hotel di London, Inggris. Ia bergabung dengan The Cranberries pada 1990, berkarya bersama Noel Hogan, Mike Hogan, dan Fergal Lawler di band itu selama 13 tahun.
The Cranberries sendiri sempat bubar pada 2003, sebelum bereuni pada 2009. Band itu telah menelurkan tujuh album selama periode 1990-2017.
Berita Terkait
-
Film We Bury the Dead: Duka di Tanah Penuh Zombie yang Mengerikan!
-
Siap Rilis Januari 2026, Sinopsis 28 Years Later: The Bone Temple
-
Game Dead Island 3 Sedang Digarap, Diprediksi Siap Rilis 2028
-
Kaleidoskop 2025: 5 Film Korea Paling Booming yang Mendominasi Box Office
-
Review Silent Zone: Survival Zombie Tergila dan Penuh Emosi di 2025
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Cek Kode Voucher Nonton Film Tuhan Benarkah Kau Mendengarku Pakai M-Tix, Beli 2 Bayar 1
-
Kabar Duka, Ayah Jihoon TWS Meninggal Dunia
-
Tampil Trio Bareng Dewi Perssik dan Rina Nose, Wika Salim Bongkar Rahasia Kekompakan di Panggung
-
Dulu Sempat Tak Ditanggapi, Aurelie Moeremans Kini Lega Isu Grooming Mulai Disadari Banyak Orang
-
Valen dan Mila DA7 Tampil Beda di HUT Indosiar, Jadi Pelayan Kafe Saat Drama Musikal
-
Digugat Dugaan Penelantaran Anak, Pihak Denada Buka Suara: Ini Ranah Keluarga
-
Duet Bareng Lesti Kejora cs di HUT ke-31 Indosiar, Rita Sugiarto Bangga Lagunya Dinyanyikan Gen Z
-
Terungkap! Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Awalnya Bertema Panti Jomblo, El Rumi Sempat Jadi Pemain
-
Jeremiah Lakhwani Update Hasil Interview WWE, Galau Gegara Diminta Pindah ke Amerika
-
Sore: Istri dari Masa Depan Jadi Film Terpopuler di Netflix Indonesia