Suara.com - Aktor senior Anwar Fuadi menyarankan para pengguna narkoba dari kalangan selebriti yang tertangkap berkali-kali oleh polisi agar divonis tahanan penjara Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Sebab menurut Anwar Fuadi, hal itu bisa memberikan efek jera. Sekadar hukuman rehabilitasi, bagi pemain film Kiamat Sudah Dekat ini terlalu ringan.
"Artis yang tertangkap itu kalau tahap pemula pertama kali, dia cukup direhabilitasi. Atau setelah rehabilitasi ada hukuman pidana. Tapi jangan berat. Kalau dua tiga kali itu sudah residivis itu. Itu hukumannya berat. Kalau saya sarankan Nusakambangan aja sampai mati," kata Anwar Fuadi, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (24/2/2018).
Penjara Nusakambangan menurut Anwar Fuadi sangat cocok untuk para artis yang tidak kapok-kapok pakai narkoba.
"Enggak peduli kurun waktunya berapa. Kalau dua tiga kali itu sudah residivis. Pokoknya hukum sesuai dengan barang (bukti narkoba) yang dia bawa," sambungnya lagi.
Di samping itu, Anwar Fuadi juga tidak sependapat soal pernyataan narkoba dekat dengan artis. Laki-laki 70 tahun ini mengatakan berita soal artis pakai narkoba selalu heboh sebenarnya hanya karena mereka figur publik.
"Kalau artis dibilang dekat narkoba saya keberatan. Karena artis seribuan. Sedangkan yang kena OTT (operasi tangkap tangan) nggak sampai 40 orang. Tidak semua artis pengguna narkoba," ujar Anwar Fuadi.
Baca Juga: Polisi Jawab Isu Roro Fitria Masuk Jaringan Pengedar Narkoba
"Dibanding profesi lain lebih banyak tapi nggak diekspose karena tidak seksi. Kalau artis ini kan seksi. Kalau semua artis pakai narkoba sih bisa sehari 20 kali ditangkap," imbuhnya.
Sepengetahuan Anwar Fuadi, tidak ada selebriti yang menjadi pengedar. Sejauh ini mereka yang ditangkap polisi pun baru sekadar pengguna saja.
"Setau saya tidak ada artis jadi bandar. Tapi tidak sebegitu jauh saya taunya. Cuma setau saya enggak," tegas Anwar Fuadi.
Berita Terkait
-
Cerita Ivan Ray, Digerebek Kamtib hingga Dipukul Oknum Polisi Gegara Narkoba
-
Ivan Ray Jinny Oh Jinny Bongkar Masa Lalu Jadi Pengedar Narkoba, Jual Paket Hemat
-
Kasus Narkotika, Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara
-
Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
-
Dituduh Kambuh, Iwa K Tantang Netizen yang Minta Dirinya Cek Urine
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?
-
Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus