Suara.com - Bagi Joko Anwar, menyutradarai dan menulis skenario film Gundala adalah pekerjaan berat bagi dirinya. Ini karena tokoh superhero asli Indonesia yang dibuat komikus Harya Suraminata menjadi ikon komik Indonesia selama 50 tahun.
“Jelas berat, karena intelektual propertinya sudah terkenal. Dan pastinya orang juga memiliki ekspektasi yang cukup besar untuk ini. Saya coba mencurahkan semua kemampuan teknis dan estetika untuk film ini,” ucap Joko Anwar saat ditemui di Konferensi Pers film Gundala, SCTV Tower, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).
Joko Anwar menambahkan kalau di film Gundala ini dirinya menghindari pengertian superhero. Karena jika memakai kata tersebut cenderung dekat dengan film Hollywood, padahal di film ini dirinya ingin menampilkan sisi keindonesiaan.
“Disini kita menghindari terminologi superhero, karena itu identik produk luar. Makanya kita maunya ini memakai terminologi film aksi jagoan Indonesia, supaya kita bisa membanggakan nantinya,” kata sutradara Janji Joni itu.
Sutradara yang menyabet banyak penghargaan dari film Pengabdi Setan itu menambahkan kalau garis besar ceritanya sangat relevan dengan Indonesia saat ini. Dirinya mengaku ingin menampilkan tiga hal dalam film ini, cerita dan karakter yang kuat serya tema yang relevan dengan Indonesia.
“Jadi berdasar best reality di Indonesia, berkaitan dengan kondisi Indonesia sekarang. Jadi setelah penonton pulang dari bioskop, mereka mendapat oleh-oleh setelah pulang,” tutur Joko Anwar.
Terkait pemeran yang akan membintangi film barunya ini, Joko Anwar belum menentukan siapa-siapa. Dirinya tak pilih-pilih harus aktor atau aktris yang sudah punya nama, terpenting baginya karakternya cocok untuk film terbarunya.
Baca Juga: Joko Anwar: Jangan Lupakan Novel Baswedan dan Semangatnya
“Aku tidak melihat apakah dia punya nama atau tidak. Mau dia dari Indonesia atau tidak. Jadi semua kita audisi yang paling cocok yang mendapatkan. Terbuka bagi siapa saja, paling penting mereka punya skill akting yang baik dan cocok dengan karakter yang dicari,” katanya.
Film Gundala besutan Joko Anwar ini adalah kerjasama antara Screenplay Films, Bumilangit Studios dan Legacy Pictures. Rencananya film ini akan ditayangkan di tahun 2019, proses syutingnya sendiri akan dilakukan mulai Agustus 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Diselingkuhi Suami Dua Kali, Yulia Baltschun: Lebih Sakit Dibanding Kehilangan Anak
-
Dituding Sebagai SAM Pelaku Pelecehan Sejenis, Ustaz Solmed Laporkan Penyebar Fitnah
-
Pinkan Mambo Tolak Bantuan Ivan Gunawan: Aku Gak Bakalan Bisa Diatur
-
Egi Fazri Si Peniru Vidi Aldiano Klaim Anak Aditya Gumay, Ruben Onsu Balas Menohok
-
Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!
-
Katy Perry Diselidiki Kepolisian Australia Terkait Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Ruby Rose
-
Konser CNBLUE di ICE BSD Digelar Besok, Ini Jadwal Masuk hingga Soundcheck
-
Sambil Nangis, Egi Fazri Minta Maaf dan Janji Berhenti Ngaku Mirip Vidi Aldiano
-
Siap Nonton MONSTA X di Jakarta? Ini Jadwal Penukaran Tiket dan Rundown Konsernya
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan