Suara.com - Presenter Uya Kuya mengungkap alasan tidak pernah memandu acara sahur maupun buka puasa. Usut punya usut, pemilik nama asli Surya Utama ini dilarang oleh sang istri, Astrid Khairunisha.
"Astrid dari dulu memang dari awal nggak pernah dikasih terima job acara sahur dan buka puasa," ucap Uya Kuya, saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (29/5/2018).
Kendati begitu, lelaki 43 tahun ini sependapat dengan istrinya. Menurut Uya Kuya, momentum Ramadan memang seharusnya dipergunakan sebaik mungkin bersama keluarga.
"Tradisinya saya nggak pernah nerima acara sahur, jadi biar sahurnya selalu bareng-bareng keluarga. Terus sebisa mungkin buka puasa juga bareng. Jadi saya punya acara cuma sampai 17.30 WIB," terang Uya Kuya.
Astrid sendiri menambahkan, tawaran mengisi program sahur dan buka puasa sebetulnya selalu berdatangan untuk Uya Kuya. Hanya, semua tawaran tersebut mereka tolak.
"Sebenarnya banyak yang nawarin. Tapi kan mas Uya udah kerja dari pagi, siang, dan sore. Ya sudah lah nggak usah kerja lagi pas malam, waktunya untuk keluarga saja," kata Astrid.
Di sisi lain, ibu dua anak ini juga khawatir kesehatan Uya Kuya menurun dan bisa tumbang kapan saja gara-gara terlalu memforsir pekerjaan.
"Khawatir sakit itu juga sih. Cuma lebih banyaknya sih, kan enakan sahur, salat subuh sama keluarga baru paginya kerja. Itu lebih baik," ujar Astrid.
Berita Terkait
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Difitnah Punya Ratusan Dapur MBG, Uya Kuya Heran Banyak Orang Berpendidikan Percaya
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis