Suara.com - Wafatnya Ginan Koesmayadi alias Ginan Jeruji pada Kamis (21/6/2018) malam lalu menyisakan kedukaan yang mendalam di komunitas musik di Bandung.
Selang dari berita wafatnya Ginan, rekan sesama musisi Bandung saling mencurahkan rasa duka dan berbelasungkawa yang dalam kepada keluarga besar Ginan juga band Jeruji.
Satrio nur Bambang atau yang disapa Iyo, vokalis Pure Saturday memberikan ucapan belasungkawanya. Vokalis yang juga manajer band hardcore punk Taring asal Bandung ini mengucapkan terimakasih atas waktu-waktu terbaik yang pernah mereka lalui.
"RIP Ginan @jerujiofficial Thnk you for the good times brother, u showed us how to be human and living in rock n roll way. I won't cry because i know you want us to stay strong like u did. We love you FOREVER. Ludeung Ginan!" ungkap @satria_nb
Band rock Seringai pun juga langsung memberikan ucapan belasungkawanya diikuti ucapan duka dari ratusan fans Seringai.
"RIP @ginan_koesmayadi dari @jerujiofficial. gone to soon. #jeruji #jeruji4warlock," tulis @seringai_official.
Grup band asal Bandung, The Changcuters pun juga kehilangan atas kepergian Ginan. Mereka menganggap Ginan sebagai sosok inspirator buat mereka.
Baca Juga: Innalilahi, Ginan Vokalis Band Jeruji Meninggal Dunia
"Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat Jalan Inspirator kami, @ginan_koesmayadi . Istirahatlah yang tenang dan lampaui mimpimu," tulis akun @thechangcuters.
Bersama ucapan dukacitanya, The Changcuters juga sedikit menyisipkan biografi almarhum Ginan, terutama sebagai pendiri Rumah Cemara.
Eben, gitaris grup band metal Burgerkill memberikan doa yang terbaik untuk kepergian almarhum Ginan.
"Innalilahi wainnalilahi rojiun.. Selamat jalan ya brad istirahat yang tenang disana, doa terbaik kami mengiringi kepergianmu. We always love you brother," ungkap @ebenbkhc
Sementara dari manajer Burgerkill, Dadan Ketu mengungkap saat-saat terakhir pertemuan dirinya dengan almarhum.
Berita Terkait
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Alasan Pemain Keturunan Palembang Tinggalkan Eropa Demi Persib Bandung
-
Tak Gentar Bersaing, Dion Markx Siap Rebut Posisi di Lini Belakang Persib
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Thom Haye Emosional Main di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Setahun Barbie Shu Meninggal, Momen Jerry Yan dan Vic Chou Kunjungi Makamnya Bikin Heboh!
-
Siapa Ayah Kandung Ressa? Adik Denada Sentil Sosok yang Rahasiakan Identitasnya
-
4 Potret Ressa Jadi Model di Tengah Tuntutan Pengakuan Anak ke Denada
-
Detail Trailer The Devil Wears Prada 2 Trending di YouTube, Dinanti Usai 20 Tahun
-
Sinopsis Film Netflix Even If This Love Disappears Tonight, Kala Pacarmu Hilang Ingatan Setiap Hari
-
Keadilan Terjawab! Peretas Ponsel Tiara Aurellie Divonis 15 Bulan Penjara
-
Pelaku Penganiayaan Kucing sampai Mati di Blora Diperiksa, Terancam 1,5 Tahun Bui
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Pilih Netflix untuk Tampilkan Mens Rea yang Berujung Pro Kontra
-
Sinopsis dan Pemeran Aira, Sinetron Baru yang Soroti Korban Pelecehan Seksual
-
Line of Duty: Aksi Real-Time Aaron Eckhart yang Menegangkan, Malam Ini di Trans TV