Suara.com - Presenter Reza Bukan dibekuk polisi usai diantar pulang oleh rekan kerja sekaligus sahabatnya, Farid Aja.
Hanya saja, Farid ketika itu tak tahu Reza dijemput lagi oleh polisi. Soalnya, dia langsung tancap gas usai menurunkan Reza di depan pagar rumah.
"Seandainya aku nengok ke belakang, mungkin liat karena ada penangkapan," kata Farid dalam sambungan telepon di acara Pagi Pagi Pasti Happy, Senin (2/7/2018).
"Ternyata Reza pas mau buka pintu di situ lah temen-temen polisi dateng," ujarnya lagi.
Sebelum menangkap Reza, polisi memang lebih dulu membuntutinya dari lokasi syuting. Reza dan Farid malam itu memang baru selesai nge-host bareng di acara salah satu stasiun televisi.
Sementara Reza baru tahu penangkapan itu sehari setelah kejadian, Minggu (1/7/2018). Itu pun dari teman-temannya yang mengirim screenshot artikel sejumlah media online.
"Ada beberapa teman screenshot berita (penangkapan Reza) dari media. Ditanya di WA (WhatsApp) (berita) ini bener nggak," ujarnya.
Reza Bukan dibekuk di rumahnya, Cengkareng Jakarta Barat pada Sabtu (30/6/2018) dini hari.
Di gudang rumah Reza, polisi menemukan beberapa barang bukti terkait penyalahgunaan narkoba, termasuk sabu seberat 0,19 gram.
Baca Juga: Isu Tak Diterima Keluarga Dipo, Nikita Mirzani : Terserah Aja
Dalam kasus ini, polisi menjerat presenter yang pernah memandu acara Inbox tersebut dengan pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya 4 tahun bui.
Berita Terkait
-
Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
-
Selundupkan 9.162 Butir Ekstasi dari Malaysia, Kurir Ini Mengaku Dibayar Rp 700 Ribu
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi
-
Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis