Suara.com - Adhithama Live akan menggelar Digistyle Music Festival di Kuningan City pada 13 Oktober 2018. Digistyle Music Festival merupakan terobosan baru dalam industri musik, di mana menggabungkan pertunjukan musik dan seminar dalam satu acara.
"Acara ini akan berbeda dari gelaran konser musik lain karena akan berlangsung sekitar 10 jam. Setiap penonton yang telah memiliki tiket tidak hanya sekadar menonton konser musik. Namun, mereka bisa mengikuti seminar yang menambah pengetahuan mereka terutama dalam hal perkembangan sosial media saat ini yang mana mereka bisa memilih sendiri sesuai minat dan keinginan masing-masing," ujar Nandi Prodjosemedi selaku perwakilan dari pihak promotor Adhitama Live, di Jakarta, Sabtu (25/8/2018).
Dalam festival ini, nantinya akan ada musisi seperti Tulus, Endah N Rhesa, serta Pusakata yang akan menghibur sekaligus berbagi ilmu. Menurut Endah N Resha, acara semacam ini perlu karena musim dan platform digital sudah tak bisa dipisahkan.
"Dengan demikian, kami akan mendapatkan inspirasi untuk menjadi lebih kreatif. Karena acara ini seperti sebuah tolok ukur bahwa musik Endah N Rhesa cukup bergaung di dunia digital dan bisa menjadi bagian dari gaya hidup masa kini," ujar Endah.
Senada dengan Endah N Rhesa, Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Is dari band Pusakata mengaku keikutsertaannya dalam Digistyle Music Festival, karena ingin menjadi bagian dari sebuah perubahan.
"Acara semacam ini perlu karena memajukan inovasi dan tetap mampu berinteraksi dengan seluruh pengguna sarana digital. Saya saat ini sedang menjalankan hal itu. Dan ingin berbagi energi itu ke teman-teman lainnya," kata Is, yang mantan vokalis Payung Teduh.
Untuk tiket Digistyle Music Festival ini sudah bisa didapatkan di berbagai platform penjualan tiket. Masing-masing dengan Tiket Platinum Rp 750 ribu, Gold Rp 500 ribu, Festival Rp 300 ribu, Presale Festival 1 Rp 150 ribu, dan Presale Festival 2 Rp 200 ribu.
Berita Terkait
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
2.400 Konsumen LRT City Belum Terima Apartemen, Pemerintah Diminta Turun Tangan
-
JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda
-
Cara Edit Foto ala Cover Album 'Teh Hijau' Tulus di Canva, Bikin Konten Viral yang Estetik
-
Saat Semua Saran Tak Lagi Membantu: Belajar Menerima Rasa Lelah Lewat Lagu "Teh Hijau" Tulus
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi