Tahun 1991 menjadi titik balik paling penting buat kehidupan Neno Warisman. Ibu tiga anak ini memutuskan untuk memakai hijab.
Sejak saat itu, Neno mulai rajin dalam berbagai kegiatan bernapaskan dunia religi, sosial, pendidikan, hingga kesehatan.
Neno kerap diundang mengisi seminar-seminar yang dihadiri kaum Ibu. Biasanya, topik yang dibahas adalah tentang pengasuhan anak, pendidikan, dan kesehatan.
Memasuki tahun 2000-an, Neno bukan cuma dikenal sebagai artis, melainkan juga pebisnis dan ustadzah. Di tengah kesibukan berdakwah, dia memang masih membintangi beberapa judul film seperti Rindu Kami Padamu (2004), Ketika Cinta Bertasbih 2 (2009), Dalam Mihrab Cinta (2010), dan Iqro: Petualangan Meraih Bintang (2017). Neno juga diketahui memiliki bisnis biro perjalanan umrah.
Dua tahun terakhir, nama Neno mulai sering masuk pemberitaan media massa. Bukan karena film, melainkan keikutsertaannya dalam aksi 212. Aksi 212 digelar untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta waktu itu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kasus penodaan agama.
Di halaman selanjutnya dibahas fase Neno Warisman mulai jadi aktivis gerakan #2019GantiPresiden.
Baru setelah itu, Neno mulai vokal menyuarakan gerakan #2019GantiPresiden. Kunjungannya di sejumlah daerah kerap menuai protes dan pengadangan massa saban kali hendak menggelar deklarasi.
Terakhir, Neno Wariswan diadang massa di Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8/2018) saat mau mendeklarasikan gerakan tersebut. Neno 'tersandera' sekitar 7 jam di dalam gerbang Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru. Mobil BMW putih yang ditumpangi bahkan sempat dilempari batu.
Video yang diunggah Wakil Ketua DPR Fadli Zon memperlihatkan detik-detik ketika Neno dan rombongan
dipaksa naik pesawat meninggalkan Pekanbaru.
Baca Juga: Billy Syahputra Putus, Nikita Mirzani : Ya Namanya Cinta Monyet
Ada juga video lain yang menampilkan Neno tengah berbicara menggunakan mikrofon di dalam pesawat Lion Air. Lewat mikrofon tersebut, Neno tanpa diminta, meminta maaf ke penumpang dan curhat ihwal penolakannya di Pekanbaru.
Aksi Neno ini kekinian menuai pro dan kontra. Dia dianggap melanggar Pasal 334 ayat A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan karena menggunakan mikrofon pesawat. Tapi ada juga yang menyalahkan awak pesawat karena memberikan mikrofon tersebut kepada Neno.
Paling anyar, Neno mengadu ke DPR terkait peristiwa yang dialaminya di Pekanbaru. Dia menemui pimpinan DPR pada Selasa (28/8/2018) kemarin dan menyerahkan bukti tindakan persekusi.
Berita Terkait
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Mendag Dorong Mahasiswa Juga Jadi Aktivis Ekspor
-
Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025
-
Vonis Ditambah Tanpa Saksi Mata, Serikat Tapol Ajukan Amicus Curiae Bela Dua Aktivis Demo Agustus
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap