Suara.com - Festival Film Indonesia (FFI) 2018 siap digelar dengan mengusung tajuk 'Mencari Mahakarya Batasnya Hanya Kualitas'.
Ketua Komite Tetap FFI 2018 - 2020, Lukman Sardi menjelaskan malam puncak penghargaan bergengsi bagi insan perfilman Tanah Air itu nantinya akan diadakan di Jakarta.
"Tanggal 6 Desember pengumuman malam Penghargaan Citra. Terus bakal dilangsungkan di Jakarta. Kenapa? Karena secara teknis industri pelaku-pelaku kebanyakan dari Jakarta. Lebih ke sisi kepraktisan dan menekan budget," ujar Lukman Sardi di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin(1/10/2018) malam.
Untuk penyeleksian nominasi setiap kategori, lelaki 47 tahun ini tetap akan melibatkan asosiasi profesi dan komunitas film. Setidaknya ada lebih dari 100 film yang tayang sepanjang tahun 1 Oktober 2017 sampai 30 September 2018 dipastikan masuk tahap seleksi awal.
"Penjuriannya tidak berbeda dari tahun lalu. Jadi dari setiap asosiasi ini akan merekomendasikan film-film apa saja," tuturnya.
"Sistemnya FFI itu bukan mendaftar. Nanti setelah para sosiasi ini merekomendasikan, misalnya 20 atau 25 film. Dari situ kita mengolah lagi nominasi untuk dimasukan setiap kategori," sambung Lukman Sardi.
Total ada 23 kategori termasuk film terbaik, aktor/aktris terbaik hingga lifetime achievement. Selain lewat sistem voting, Lukman Sardi pun akan menyiapkan juri mandiri untuk kategori khusus.
Seperti diketahui, ajang tahunan Piala Citra ini sebelumnya digelar di Manado, Sulawesi Utara. Dalam FFI 2017 itu, Kategori Film Terbaik berhasil diraih oleh Night Bus.
Baca Juga: Lukman Sardi Bingung Bisa Marahi Caca
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV