Suara.com - Penyanyi dangdut Dewi Perssik alias Depe telah memberi tenggat waktu selama tiga hari, sejak 27 Oktober, untuk keponakannya, Rosa Meldianti alias Meldi meminta maaf. Jika tidak juga meminta maaf, Depe mengancam akan melaporkan Meldi ke polisi.
Namun hingga tenggat waktu yang ditentukan, Rosa Meldianti tak juga meminta maaf kepada Dewi Perssik. Anehnya lagi, istri Angga Wijaya itu belum melaporkan Meldi ke polisi. Mengapa?
Ketika ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018) sore, Dewi Perssik membeberkan alasan. Menurut Depe, kedua orangtua telah memintanya untuk memaafkan Meldi. Meski perempuan 32 tahun itu sendiri mengaku masih jengkel dengan sang keponakan.
"Saya masih belum bisa terima. Hari ini kan batas waktu terakhir somasi aku. Tetapi hukum tetap berjalan," kata Dewi Perssik.
Selain itu, Dewi Perssik juga tak mau gegabah langsung melaporkan Rosa Meldianti seorang diri. Karena untuk kasusnya ini, pelantun "Indah Pada Waktunya" itu telah memberi mandata kepada pengacara Hotman Paris. Masalahnya, Hotman saat ini tengah berada di Medan, Sumatera Utara.
"Aku kan sudah pakai kuasa hukum, jadi apapun aku harus konsultasi sama Bang Hotman. Saya nggak boleh gegabah dalam mengambil sebuah keputusan kan," jelas Dewi Perssik.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dewi Perssik melakukan somasi terbuka kepada Meldi Rosdianti dan juga ibunya, yang juga kakak kandung dari Dewi Perssik.
Somasi ini ditujukan ke Rosa Meldianti alias Meldi karena yang bersangkutan dianggap telah menghina dan memfitnah Depe di depan umum. Meldi mengungkap kalau sebagian tubuh Dewi Perssik adalah palsu, khususnya bokong dan payudara.
Baca Juga: Tersandung Kasus Narkoba, Reza Bukan Didakwa Pasal Berlapis
Berita Terkait
-
Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua