Suara.com - Ahmad Dhani mengaku sudah terbiasa dan terlalu sering dijadikan sebagai tersangka dalam berbagai kasus.
Bapak kandung Al, El, dan Dul itu bahkan biasa saja saat mendengar kabar rumahnya mau didatangi pihak penyidik dari Polda Jawa Timur, terkait kasus pencemaran nama baik karena menyebutkan kata 'idiot'.
"Jadi tersangka juga udah sering. Jadi nggak ada yang perlu di lebih-lebihkan," kata Ahmad Dhani saat ditemui di kediamannya, kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu malam (14/11/2018).
Dhani pun hanya menggelengkan kepalanya tanda tidak takut dijadikan tersangka dan siap menghadapi penyidik Polda Jawa Timur. Sayang, pelantun lagu "Aku Cinta Kau Dan Dia" itu tidak memberi komentar karena ingin pergi.
"Udah yaa, saya mau meeting lagi. Makasih," sambung Dhani.
Sebelumnya beredar kabar, rumah Ahmad Dhani akan digeledah oleh penyidik Polda Jawa Timur. Hal itu dilakukan karena dua kali musisi berkepala plontos itu mangkir untuk menyerahkan barang bukti kasus pencemaran nama baik kepada polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis