Suara.com - Penyanyi Mohammad Istiqamah Djamad alias Is Pusakata mengalami hal yang kurang mengenakkan saat berlibur bersama keluarganya, di Pulau Tinalapu, Salipi, Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Meski sangat berkesan dengan jernihnya pantai di Pulau Tinalapu, namun ia juga menemukan banyak sampah di situ. Bahkan, pelantun "Akad" itu hampir saja terkena seng, saat tengah asyik berenang.
Rupanya, seng itu adalah bekas atap rumah warga yang dibuang sembarangan. Ia pun kemudian menghentikan sejenak berenangnya dan bersama anak-anaknya membuang sampah yang ada di pantai tersebut.
"Kesal tapi tak bisa apa-apa. Lagi berenang terus hampir kena seng (zink, bekas atap jadi sampah dan dibuang ke laut). Kebayang nggak, lagi berenang lalu harus injure di tempat yang sangat jauh dari pusat kesehatan, pasti dongkol," kata Is melalui Instagram @pusakata.
"Akhirnya sesi berenang bersama anak-anak disela dan ditambahkan dengan bersih-bersih sekitar pantai di Pulau Tinalapu kemaren," sambung lelaki berambut keriting itu.
Is Pusakata pun berharap kepada warga disekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan.
"Please, jangan buang sampah ke laut. Nggak ada baik-baiknya. Bahayain mahluk lain iya. Jangan menyerah menyerukan hal ini. Kasian anak cucu kita kelak, warisan dari generasi sebelumnya masih saja sampah," tutur Is.
Berbagai respon positif dari warganet beragam. Namun sebagian besar mendukung dengan aksi yang dilakukan lelaki berdarah Bugis itu.
"Panutan buat berani tampil beda. Ketika yang lain cuek dengan sampah dilingkungan sekitarnya, kita awali dengan aksi nyata," tulis pemilik akun @akbaribra
Baca Juga: Tanpa Johnny Depp, Reboot Pirates of the Caribbean Hemat Rp 1,3 Triliun
Berita Terkait
-
Ha Seok Jin dan Hani EXID Resmi Bintangi Drama Romantis Baru Love Is Coming
-
Usai 3 Tahun Vakum, Hani EXID Kembali Lewat Drama Korea Love Is Coming
-
Membaca dan Melawan Overthinking: Pikiran yang Bikin Khawatir
-
TWICE Tutup Tur Terbesar THIS IS FOR dengan Konser Finale 3 Hari di Seoul
-
Her Name Is: Potret Perempuan Korea yang Hidup di Tengah Tekanan Patriarki
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka