Suara.com - Sanak keluarga korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan Dul Jaelani naik pitam ketika warganet sibuk mengasihani Ahmad Dhani, karena dibui 1,5 tahun. Ia merasa perlakuan masyarakat tak adil.
Rini, salah satu sanak saudara korban meninggal dalam insiden itu, tampak emosi setelah melihat cuitan warganet lain. Melalui akun Twitter @persrini, ia meluapkan kekesalannya.
Seorang warganet dengan nama akun @francmohede mengunggah video konser reuni Dewa 19 yang mengharukan. Ia pun menulis rasa simpatinya kepada Dul Jaelani yang saat itu menangis di belakang keyboard.
"Semangat terus Dul! Manusia tidak ada yang sempurna, waktu yang akan menyempurnakan," tulis akun @franscmohede.
Rini pun langsung membalas dengan amarah, "Bapaknya cuma masuk bui 1,5 tahun dipotong remisi dll... Enggak sampai 1,5 tahun sudah bebas. Bagaimana kabar keponakan gue yang meninggal ditabrak bocah ugal-ugalan? Enggak akan pernah gue ketemu lagi!"
Komentar Rini mendapat dukungan penuh dari warganet. Warganet meminta Rini bersabar dan memberikan semangat penuh.
Seperti diketahui, Dul terlibat kecelakaan maut menewaskan 6 orang di KM 8+200 Tol Jagorawi pada Minggu (8/9/2013).
Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikan Dul mencapai kecepatan 105,8 km/jam hilang kendali, lantas membanting setir ke kiri hingga menabrak pembatas jalan dan terpelanting ke lawan arus hingga menabrak mobil Daihatsu Grand Max.
Saat itu, usia Dul masih 13 tahun. Hingga kini, kasus itu berlalu begitu saja. Keluarga Ahmad Dhani berjanji untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: Kabar Sindir Pedas Maia Estianty, Ini Klarifikasi Dul Jaelani
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Dipenjara, Keluarga Korban Kecelakaan Maut Dul Berdoa Semoga...
-
Ahmad Dhani Tetap Kirim Rp 3,5 Juta ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut Dul
-
Ahmad Dhani di Bui, Apa Kabar Keluarga Korban Tabrakan yang Janji Dibiayai?
-
Pajang Foto Ahmad Dhani, Mulan Jameela : Ya Allah, Jaga Dia
-
Artis Dijual Rp 30 Juta, Ngadu ke Komnas HAM
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang
-
3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal
-
4 Sunscreen Stick Terbaik untuk Reapply Praktis Tanpa Kotor, Cocok Dibawa Bepergian
-
Sahroni Soal Isu Kapolri Diganti: Kerjanya Listyo Bagus, Kalau Gak Ada Kurangnya Itu Namanya Tuhan
-
Novel Negeri 5 Menara: Kisah Perjuangan Meraih Mimpi dari Pesantren
-
Intip Kecocokan Leo dengan 11 Zodiak Lain, Siapa Pasangan Ideal Sang Singa?
-
Nikmati Diskon 20 Persen di Frestive Pakai Kartu dan QRIS BRI
-
Only in Hong Kong: Cara Baru Menikmati Kota yang Penuh Kontras dan Cerita
-
Tolak Naikkan Gaji Ryan Gosling, Film Barbie 2 Terancam Batal Produksi
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus