Suara.com - Artis Tasya Kamila membuktikan kecintaannya pada dunia pendidikan dengan menjadi guru Geografi untuk aplikasi berbasis teknologi pendidikan bernama Quipper.
"Salah satu hal yang ingin aku lakukan itu jadi pengajar. Aku senang disuruh mengajar tapi belum ada kesempatan untuk itu, baru terwujudnya sekarang," kata Tasya dalam diskusi bersama Quipper, di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019).
Mata pelajaran Geografi memang paling digemari Tasya semasa sekolah. Karenanya, mantan penyanyi cilik itu memutuskan bergabung menjadi Quipper Super Teacher sebagai pengajar Geografi.
"Di Geografi ada salah satu subjek yang membahas mengenai lingkungan dan perubahan iklim yang mana itu menjadi isu yang termasuk dalam interest dan passion aku," kata si pelantun Libur Telah Tiba itu.
Menurut penyanyi kelahiran 22 November 1992 itu, teknologi saat ini dapat mempermudah proses belajar mengajar.
"Sekarang bisa mengajar seluruh anak Indonesia dengan cara yang interaktif dan dibantu animasi sehingga membuat konten menjadi menarik. Kita ingin membuat proses belajar mengajar ini meyenangkan dan bisa diakses di seluruh Indonesia," katanya menjelaskan.
Tasya mengungkapkan, generasi Z yang lahir setelah tahun 1996 membutuhkan penyajian materi yang menarik dan berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Kata dia, Quipper membuat belajar Geografi jadi lebih menyenangkan.
"Dengan adanya Quipper disajikan materi yang related dengan kehidupan jadi kebayang fungsinya di kehidupan nyata seperti apa," ujar Tasya.
Tasya berharap dengan adanya aplikasi ini, kualitas pendidikan di seluruh Indonesia bisa merata dan terbuka bagi siapapun termasuk di kota kecil.
Baca Juga: Ada Anggapan Ibu Tak Perlu Sekolah Tinggi, Tasya Kamila Jengkel
Platform berbasis teknologi pendidikan ini bukan satu-satunya di Indonesia, sebelumnya sudah ada aplikasi serupa yakni Ruang Guru dan KelasKita. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
-
Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak
-
Tasya Kamila Dihujat Usai Pamer Laporan Pengabdian, Siapa Saja Artis Penerima LPDP?
-
Akun TikTok Ini Kritik Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni LPDP Selevel Ibu-Ibu PKK: Sampah!
-
6 Artis Penerima Beasiswa LPDP, Ada Tasya Kamila hingga Isyana
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga