Suara.com - Kisah perisakan yang dialami remaja Audrey membuat marah tidak saja masyarakat Indonesia, tapi juga dunia. Begitu juga yang dirasakan artis Prilly Latuconsina, ia mengutuk kejadian tersebut.
"Saya sedih, prihatin, dan marah. Apalagi saya pernah begerak di 'campaign stop bully' bersama Unicef Indonesia. Ternyata kasus bullying di Indonesia masih ada, dan malah parah sekali," ujar Prilly Latuconsina melalui Instagram.
Tak hanya mendukung secara moril, Prilly Latuconsina berjanji akan terus memantau kasusnya sampai selesai dan memberikan keadilan untuk Audrey.
"Pertama saya mau bilang, saya akan berdiri tegak, saya akan terus ada untuk Audrey, dan memantau kasus ini agar tindakan seadil-adilnya untuk Audrey dan pelaku," kata Prilly Latuconsina tegas.
Sedangkan untuk para pelaku perisak Audrey, Prilly Latuconsina berharap mereka diberikan hukuman yang setimpal. Meski pelaku di bawah umur, menurut bintang sinetron Ganteng-Ganteng Serigala ini, hukuman perlu diberikan agar memberi efek jera. Tidak saja untuk pelaku, tapi juga untuk pebully lainnya.
"Saya juga ingin mendorong pemerintah serta penegak hukum untuk menegakkan undang-undang sistem peradilan anak. Di mana pembully harus dilakukan tindakan yang tegas, seadil-adilnya. Meski di bawah umur, tidak dihukum pidana, tapi paling tidak diberikan pendidikan untuk mereka agar mereka sadar, dan memberikan efek jera sehingga mereka tak melalukan lagi. Tidak ada lagi pembully di luar sana," ucap Prilly Latuconsina.
Terakhir, Prilly Latuconsina berharap ada pendamping untuk Audrey agar remaja tersebut bisa bangkit dan tak mengalami trauma akibat kejadian yang menimpanya.
"Saya juga ingin adanya pendampingan atau pendidikan juga untuk Audrey agar dia bisa berdiri kuat dan bangkit lagi. Kasus seperti ini, Audrey tidak akan kuat berdiri sendiri kalau tidak dibantu oleh kita. Agar dia tidak mendapatkan atau mengalami trauma lanjut," tutur Prilly Latuconsina.
Baca Juga: Nah Lho! Nikita Mirzani Bakal Temui Pengeroyok Audrey
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Lepas Status Duda, Hassan Alaydrus Resmi Menikahi Audrey Jesslyn
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Gelap Syuting Sinetron, Bisa Bikin Peran Dimatikan
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Abdul Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race