Suara.com - Produser film Kucumbu Tubuh Indahku, Ifa Isfansyah, yakin bahwa karyanya tersebut tak akan menghadapi boikot. Sebab menurut dia, filmnya tak secara khusus membahas mengenai LGBT, tapi lebih mengupas mengenai manusia itu sendiri.
"Yang paling penting tahu betul apa alasan kita menyampaikan film seperti ini, bahwa yang kita omongin ya manusia itu sendiri, itu yang justru kalau misalnya film ini ditonton seharusnya nggak ada kekhawatiran ini sama sekali," kata Ifa di Kantor Berita Antara di Jakarta, Selasa (16/4/2019).
Sebagai produser, Ifa tahu dan mempertimbangkan risiko yang akan didapat. Namun, sutradara Sang Penari ini yakin jika filmnya jauh dari hal-hal yang bersifat vulgar.
"Karena filmnya nggak dengan vulgar ngomongin itu, bukan mencari kontroversi, memang yang kita omongin bener-bener manusia, pondasi sesuatu yang basic dalam tubuh manusia. Kalau emang menonton filmnya, kekhawatiran itu pasti nggak ada karena jelas sekali kekuatan film ini ada di mana," ujarnya menuturkan.
Ifa dan seluruh timnya berkomitmen membuat film untuk dilihat oleh banyak orang. Sehingga, mereka tidak mungkin membuat tontonan yang tanpa pesan.
"Salah satu platform yang paling bisa untuk menyampaikan itu adalah bioskop konvensional, coba ke lembaga paling formal LSF (Lembaga Sensor Film), setelah nggak ada masalah, nggak ada alasan lain. Jadi saya punya dasar kuat kenapa film ini harus ditonton," katanya.
Menurut Ifa, Kucumbu Tubuh Indahku adalah film yang berbicara soal kemanusiaan. Sebab apa yang dialami oleh tokoh Juno dalam film tersebut juga dirasakan orang lain.
"Yang paling penting, yang harus kita pilah adalah tentang kemanusiaan, humanisme kita gimana, karakter apa pun yang membentuk diri kita dari perjalanan sejak lahir dan setiap orang punya pengalaman masing-masing," katanya.
Kucumbu Tubuh Indahku terinspirasi dari kisah hidup Rianto, seorang penari Lengger yang memiliki sifat maskulin dan feminin dalam satu tubuh. Film tersebut akan tayang di bioskop mulai 18 April 2019.
Baca Juga: Eksplorasi Karakter Petinju Bikin Randy Pangalila Sulit Tidur
Film Kucumbu Tubuh Indahku dimainkan oleh seorang aktor teater: Muhammad Khan yang berperan sebagai Juno Remaja. Selain itu sutradara Garin Nugroho juga mengajak Raditya Evandra sebagai Juno Kecil. Sedangkan artis ternama yang dikenal publik Indonesia, Garin mengajak Sujiwo Tejo (Guru Lengger), Teuku Rifnu Wikana (Bupati), dan Randy Pangalila sebagai seorang petinju.[Antara]
Berita Terkait
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik
-
4 Fakta Menarik Film Merias Mayat yang Bakal Tayang 2026, Reza Rahadian Jadi Jenazah
-
Penghargaan Prancis untuk Garin Nugroho: Bukan Sekadar Gelar, Tapi Pilar Masa Depan
-
Sinopsis Film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih: Dilema Rujuk Pasangan Suami Istri
-
Menyimak Kegelisahan Garin Nugroho dalam Film Siapa Dia
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover