Suara.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menolak tuntutan Mega Makcik terhadap Elvy Sukaesih dalam kasus dugaan wanprestasi.
Tidak hanya Mega Makcik, tuntutan Elvy Sukaesih yang menuntut balik Mega Makcik juga di tolak majelis hakim.
"Hari ini terkait gugatan yang kami ajukan dengan tergugat Elvy Sukaesih sudah dibacakan oleh majelis. Dengan putusan yang sangat rinci. Dalam gugatan kita dapat rekovensi atau gugatan balik dari Umi Elvi. Gugatan kami ditolak," kata Gus Bejo, pengacara Mega Makcik usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).
Menurut Gus Bejo, tuntutannya ditolak karena ada beberapa barang bukti yang sulit dijadikan sebagai bukti dalam sidang beberapa waktu lalu.
"Ada bebarap bukti yang sulit dibuktikan. Tanda terima uang yang diberi Emmi Pro (label rekaman milik Elvy Sukaesih) itu tidak jelas. Harusnya setelah terima uang dari Mega Makcik, itu diterima Elvy Suakesih, tapi ini malah diterima Sehan (Karyawan Pihak EmmI Pro). Padahal di bawah dijelaskan bahwa isi kwitansi itu yang nyerahin uang Mega Makcik, yang menerima Sehan," jelas Gus Bejo.
Meski tuntutan tersebut sudah ditolak majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, namun Gus Bejo mengaku hal itu bukan akhir. Ia bersama tim dan Mega Makcim akan berkoordiasi untuk melakukan upaya hukum lainnya.
"Terkait tidak diterimanya ini bukan upaya akhir yang dilakukan. Kami akan koordinasi sama klien apa hal itu akan bisa dilakukan upaya hukum kembali tentang membenarkan gugatan kita, atau melangkah hukum pidana. Ini yang bisa disampaikan," sambungnya.
Seperti diketahui kasus Mega Makcik berawal dari sengketa royalti album kompilasi yang diproduksi Emmi Pro, label rekaman milik Elvy Sukaesih. Mega Makcik merasa tak mendapatkan royalti sebagaimana mestinya karena di dalam album tersebut ada sebuah lagu ciptaanya sekaligus ia nyanyikan berjudul "Lengket".
Baca Juga: Tuntutan ke Elvy Sukaesih Ditolak Hakim, Mega Makcik Nangis Guling-guling
Dalam tuntutannya, Mega Makcil mengajukan gugatan sebesar Rp 2,5 miliar kepada pihak Elvy Sukaesih. Atas tuntutan itu, tim kuasa hukum Elvy mengajukan gugatan balik.
Berita Terkait
-
Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Selat Hormuz Bakal Jadi 'Neraka Dunia', Ranjau Tanker Siap Meledak Kapan Saja
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
Siapa itu Sudaryono Kepala BGN? Ini Profil, Silsilah Keluarga, dan Kekayaannya
-
4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026 dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship
-
BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional
-
MUI Usul Zakat Jadi Kredit Pajak, Bos DJP: Harus Berlaku Adil untuk Semua Umat Beragama
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak
-
JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia
-
Jebakan Scrolling: Saat Media Sosial Mengambil Ruang bagi Kreativitas Kita