Suara.com - Artis Kirana Larasati belum bisa memastikan apakah dirinya lolos menjadi DPR RI. Meski partai yang mengusungnya dipastikan mendapat jatah satu kursi di DPR, ia tidak tahu apakah kursi itu ditujukan untuk dirinya.
Perempuan berusia 31 tahun itu juga telah mempersiapkan hati untuk menerima kekalahan andai gagal. Tanpa beban ia tak menyesali usahanya mencalonkan diri sebagai legislatif.
"(Kalau gagal) ya moving on. Hidup kan nggak cuma soal nyaleg aja. Nyaleg kemarin itu kan sebagai salah satu bentuk kepedulian saya terhadap negara ini, ingin berpartisipasinya dari dalam," kata Kirana Larasati, saat ditemui di Plaza Indonesia, MH Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Menurut janda Tama Gandjar ini, gagal adalah suatu proses yang wajar terjadi. Kegagalan pun takkan membuatnya berhenti sampai di situ.
"Kalau misal nggak dapat kursi ya nggak apa-apa juga, saya punya pekerjaan. Saya ada bisnis juga jadi move on aja," ujar Kirana Larasati santai.
Mencalonkan diri sebagai legislatif dirasanya adalah satu dari sekian banyak keinginan yang ia upayakan. Karenanya, dia tak merasa merugi.
"Nggak masalah, namanya ingin mengusahakan sesuatu harus ada yang dikorbankan, tapi sama halnya seperti yang lain. Saya syuting juga mengorbankan waktu, tenaga, segala macam, toh kita tahu tujuannya apa. Untuk kebaikan juga jadi saya rasa nggak masalah," tuturnya.
Seperti diketahui, Kirana Larasati maju bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di daerah pemilihan atau Dapil Jabar I meliputi Bandung-Cimahi.
Baca Juga: Calon Anggota DPR, Kirana Larasati Masih Menunggu Penghitungan
Berita Terkait
-
Beli Tiket Rp14 Juta Cuma Dapat Punggung, Kirana Larasat Kecewa Nonton Konser F4 'FForever'
-
Kirana Larasati Ungkap Pemandangan Laut Sedalam 127 Meter, Ada Apa Saja di Sana?
-
Jadi Penyelam dengan Rekor MURI: Kisah Kirana Larasati yang Terinspirasi dari Tragedi Gua Thailand
-
Catat Rekor, Kirana Larasati Waswas Lawan Arus di Kedalaman 127,8 Meter
-
5 Style Outfit Kece ala Kirana Larasati Saat Traveling, Anti Mati Gaya!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda